<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>oerban.com &#187; story</title>
	<atom:link href="http://oerban.com/category/story/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://oerban.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sun, 18 Sep 2011 09:49:40 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Blackberry, cerita sukses mahasiswa DO</title>
		<link>http://oerban.com/2011-01/152/blackberry-cerita-sukses-mahasiswa-do/</link>
		<comments>http://oerban.com/2011-01/152/blackberry-cerita-sukses-mahasiswa-do/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Jan 2011 09:33:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oerban</dc:creator>
				<category><![CDATA[story]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oerban.com/?p=152</guid>
		<description><![CDATA[Tahun ini RIM akan merayakan ulang tahun handset BlackBerry pertamanya ke 10. Gadget sukses itu diprakarsai mahasiswa 23 tahun di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tahun ini RIM akan merayakan ulang tahun handset BlackBerry pertamanya ke 10. Gadget sukses itu diprakarsai mahasiswa 23 tahun di Kanada yang tidak lulus kuliah. Serangan teroris 1 September yang menjadikan BlackBerry popular.</p>
<p>Untuk mengetahui sejarah Research in Motion (RIM) secara komprehensif bukanlah hal yang mudah. Sejarawan dan penulis buku BlackBerry Planet: The Story of Research in Motion and the Little Device that Took the World by Storm, Alastair Sweeny mengatakan menulis buku sejarah BlackBerry sesuatu yang sulit. RIM tidak terlalu ramah, katanya.</p>
<p>Dalam bukunya itu, Alastair Sweeny mengungkap evolusi BlackBerry dari masa kanak-kanak co-foundernya Mike Lazaridis di era 1960 an hingga sekarang. Lazaridis sendiri bisa disejajarkan dengan Leonardo da Vinci zaman modern.</p>
<p>Ia mulai membangun RIM pada usia 23 tahun. Lazaridis memiliki kelebihan dalam mewujudkan visinya ke pasar. Ia bisa disamakan dengan CEO Apple Steve Jobs. Bos Apple itu bisa membuat karyawanannya gila, namun pada akhirnya keunggulan Apple bisa dilihat dari kualitas desain yang beda dari gadget manapun.</p>
<p>Persamaan Lazaridis dan Steve Jobs adalah mau terjun terlibat secara langsung dalam segala hal di perusahaannya. Bakat kelebihan Lazaridis mulai tampak sejak bersekolah di Windsor Kanada pada 1966.</p>
<p>Ia seorang kutu buku dan menghabiskan banyak waktunya di perpustakaan. Sebenarnya Lazaridis bukan warga asli Kanada. Ia dibawa oleh kedua orangtuanya yang berasal dari Yunani ke Kanada saat berusia lima tahun. Lazaridis sendiri lahir di Istanbul, Turki pada 14 Maret 1961.</p>
<p>Lazaridis yang masih mahasiswa mendirikan RIM dengan uang yang didapat dari General Motors (GM). Ia mendapatkan kontrak untuk membangun display kontrol untuk jaringan sebesar US$ 500 ribu. Ditambah uang pinjaman US$ 15.000 dari orangtuanya ia kemudian membangun RIM.</p>
<p>Perusahaan itu bergerak di bidang teknologi barcode untuk film, yang kemudian merambah ke wireless dan di 1999 memperkenalkan BlackBerry. Pada 1979 ia kuliah di University of Waterloo jurusan Electrical Engineering bidang ilmu komputer.</p>
<p>Ia keluar dari universitas dua bulan sebelum lulus. Walau drop out (DO) pada Oktober 2001 ia meraih penghargaan Doctor of Engineering dari University of Waterloo berkat dedikasinya.</p>
<p>Lalu bagaimana Lazaridis mulai membuat BlackBerry? Alastair Sweeny mengatakan salah satu guru Lazaridis lah yang berperan besar. Sang guru itu mengatakan pada Lazaridis terobosan teknologi sesungguhnya adalah berkirim pesan mobile.</p>
<p>Setelah lulus, Lazaridis membangun tim dan menemukan cara untuk berkirim pesan dua arah. Saat operator membawa internet mail, maka RIM sangat diuntungkan karena sudah siap. RIM berhasil memegang pasar secara sendirian selama beberapa tahun, sebelum perusahaan lain mulai mengejarnya.</p>
<p>Selain itu RIM juga diuntungkan dengan serangan teroris pada 1 September dan wabah anthrax 2001 yang menunjukkan pentingnya BlackBerry sebagai alamat pendukung keamanan. Hasilnya pemerintah AS menggunakan setengah juta perangkat BlackBerry dalam kegiatan sehari-harinya dan menjadi konsumen terbesar RIM.</p>
<p>Yang banyak menjadi pertanyaan apa yang ditawarkan BlackBerry di masa mendatang. RIM kemungkinan akan mengubah desain BlackBerry serta menaruh sistem operasi untuk menjalankan laptop dan tablet internet.</p>
<p>Alastair Sweeny mengatakan pegawai Lazaridis sudah mengatakan hal itu pada bosnya bertahun yang lalu. Jadi layak ditunggu gebrakan apa yang akan dilakukan BlackBerry di ulang tahunnya ke sepuluh tahun ini. </p>
<p>Mau berhasil seperti mereka? Jangan ditiru DO-nya. tapi tiru semangat dan kreatifnya. </p>
<p>(inilah.com)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oerban.com/2011-01/152/blackberry-cerita-sukses-mahasiswa-do/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memulai Usaha Dari Sebuah Gagasan..!</title>
		<link>http://oerban.com/2010-11/90/memulai-usaha-dari-sebuah-gagasan/</link>
		<comments>http://oerban.com/2010-11/90/memulai-usaha-dari-sebuah-gagasan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Nov 2010 08:58:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oerban</dc:creator>
				<category><![CDATA[story]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oerban.com/?p=90</guid>
		<description><![CDATA[Bagi mereka yang berniat memulai usaha, pada umumnya masalah pertama yang dihadapi adalah pertanyaan tentang bidang usaha apa yang sebaiknya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi mereka yang berniat memulai usaha, pada umumnya masalah pertama yang dihadapi adalah pertanyaan tentang bidang usaha apa yang sebaiknya dijalankan.</p>
<p>Pertanyaan yang kelihatan remeh ini, sesungguhnya mempunyai bobot yang besar sekali artinya dan amat menentukan masa depan perusahaan yang akan didirikan tersebut. Bahkan, kemungkinan besar juga menentukan masa depan sipengusaha sendiri. Jadi, bagaimanakah cara yang paling tepat untuk menentukan bidang usaha ?</p>
<p>Menurut logika, sebuah usaha yang berpeluang untuk berjalan dengan lancar adalah usaha yang tingkat persaingannya kecil, tetapi tingkat kebutuhan pada konsumennya tinggi. Tentu dengan asumsi bahwa faktor-faktor penentu lainnya sudah terpenuhi. Untuk bisa menekan tingkat persaingan sampai sekecil mungkin, maka seyogyanya produk yang akan dijual merupakan produk yang mempunyai sifat-sifat orisinil, belum pernah dibuat orang lain, atau bila produk itu berupa produk yang sudah ada sebelumnya, sebaiknya mempunyai nilai tambah yang tidak dimiliki oleh produk pesaing.</p>
<p>Banyak kejadian memperlihatkan bahwa kecenderungan orang untuk memulai usaha adalah dengan mengikuti trend saat tertentu. Misalnya, kalau sekarang banyak orang mendirikan ruko (rumah-toko) , maka dengan anggapan usaha yang diminati banyak orang itu pasti menguntungkan, lalu beramai-ramai ikut mendirikan ruko. Pola berpikir seperti ini terlalu menggampangkan, seakan-akan menyamakan trend bisnis dengan trend mode. Dibidang mode, kalau saat ini sedang digemari potongan rambut crew-cut (potongan pendek) misalnya, tidak ada masalah bagi siapa saja untuk meniru. Akan tetapi, kalau kita meniru bidang usaha yang sudah begitu banyak orang lain menjalankannya, berarti kita terjun kedalam suatu lahan yang sudah penuh sesak dengan persaingan. Sulit untuk kita bisa berkembang dalam situasi yang demikian, apalagi bila kita pendatang baru yang sudah “kesiangan” (terlambat).</p>
<p>Sejak tahun-tahun 1970-an, pola “ngikut trend” ini banyak dilakukan orang pada bidang-bidang yang segera menjadi jenuh, seperti mendirikan theater, klub malam, taksi, radio swasta niaga, diskotik, mendirikan apartemen, RSS (rumah sangat sederhana), wartel (warung telekomunikasi) dan lain-lain.</p>
<p>Di bidang finansial bahkan menjadi mode bagi sementara orang baik pengusaha maupun bukan, untuk terjun bermain valas (valuta asing), bursa saham bahkan bursa komoditi. Tidak sedikit mereka yang pengetahuannya terbatas tentang bidang-bidang tersebut ikut-ikutan bermain, lalu tiba-tiba, tanpa mengerti sedikitpun tentang alasannya, uangnya dinyatakan amblas tidak bisa dicegah lagi. Kejadian seperti ini terlalu mengerikan untuk dialami oleh setiap calon wiraswastawan yang punya idealisme.</p>
<p>Alex S. Nitisemito dalam bukunya “Memulai Usaha Dengan Modal Kecil”, memberikan contoh yang bagus tentang seorang pemilik kebun apel yang pada suatu hari menemukan buah apel yang jatuh ketanah bekas dimakan burung. Karena buah apel tersebut ternyata berbau anggur, maka timbullah gagasannya untuk mendirikan usaha minuman sari buah apel.</p>
<p>Yang demikian itu merupakan ide orisinil. Bukan tiruan atau menjiplak ide orang lain. Henry Ford memulai usaha dengan gagasan untuk membuat mobil yang baik bagi masyarakat banyak dengan harga terjangkau, dan usahanya sukses. Begitu juga Bill Gates yang berangan-angan untuk “mengkomputerkan” seluruh dunia, ternyata melesat begitu cepatnya menjadi raja komputer sejagat.</p>
<p>Ide atau gagasan tidak selalu datang begitu saja tanpa disangka-sangka, sehingga orang tidak akan bisa mengetahui kapan ide itu akan datang. Jangan menunggu datangnya ilham, atau mengharapkan bisikan gaib melalui mimpi saat tidur. Ide harus dikejar, dipikirkan dan dicari. Ini suatu bukti yang menguatkan bahwa kewiraswastaan adalah “kerja otak” bukan “kerja otot”. Gagasan bisa datang dan terjadi kapan saja, maka kita harus selalu waspada. Seperti contoh di atas, pemilik kebun apel ada dalam keadaan waspada sehingga ia bisa mencetuskan sebuah ide besar berdasarkan sebuah kejadian kecil. Kalau tidak, ribuan buah apel bekas dimakan burung yang berjatuhan keatas tanah, tetap tinggal membusuk tanpa arti apa-apa bagi siapa pun.</p>
<p>Rusman Hakim<br />
Pengamat Kewirausahaan<br />
Email: rusman@gacerindo.com<br />
Blog: http://rusmanhakim.blogspot.com<br />
Group: gacerindo-club@yahoogroups.com<br />
Mobile: 0816-144.2792</p>
<p>sumber: <a href="http://gacerindo.com">Gacerindo.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oerban.com/2010-11/90/memulai-usaha-dari-sebuah-gagasan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kaos Oblong &#8211; T-shirt</title>
		<link>http://oerban.com/2009-11/13/kaos-oblong-t-shirt/</link>
		<comments>http://oerban.com/2009-11/13/kaos-oblong-t-shirt/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 20:53:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oerban</dc:creator>
				<category><![CDATA[story]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oerban.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[Kaos oblong, T-shirt  telah menjadi trend dari waktu ke waktu. Pada setiap dekade dan generasi kaos oblong memiliki peran [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kaos oblong, T-shirt  telah menjadi trend dari waktu ke waktu. Pada setiap dekade dan generasi kaos oblong memiliki peran dan fungsi yang berbeda-beda, ia bisa menjadi sebuah cara berbusana yang menarik bagi pemakainnya, menjadi kanvas bagi mereka yang mengekspresikan bakat seorang seniman sampai dengan sebuah media kritik terhadap kebijakan pemerintah dengan menuliskan sebuah kata atau kalimat sindiran di dalamnya.</p>
<p>Pada tahun 70-an sebelum terjadinya peristiwa malari para pemuda dan mahasiswa seringkali mengunakan kaos-kaos yang bertuliskan kalimat sindiran yang dikenal dengan istilah poli-shirt (gabungan dari poltik dan t-shirt). Banyak kata-kata yang terkadang membuat mata dan telinga penguasa kala itu menjadi panas ketika melihatnya seperti kalimat “Di Cari Presiden Baru” suatu kalimat yang sangat berani dan tentunya akan dianggap subversive oleh pemerintah saat itu.</p>
<p>Setelah terjadinya peristiwa Malari dan peraturan NKK/BKK mengenai normalisasi kehidupan kampus pada dasawarsa akhir 70 sampai dengan 80an kata-kata atau kalimat kritis pada desain kaos menjadi sesuatu yang dilarang, sehingga yang muncul hanyalah kalimat sindiran halus dengan mengambil kutipan dari sajak-sajak karangan pujangga yang terkenal pada saat itu.</p>
<p>Dasawarsa 90-an mulai tumbuh generasi baru dari desain t-shirt, ketika itu bermunculan desain kaos yang bertemakan anekdot atau plesetan dari suatu kalimat, gambar, ataupun pribahasa yang dipelopori oleh produsen Dagadu dari Yogyakarta dan Jogger dari Bali. </p>
<p>Saat ini muncul kaos yang bernama distro, distribution outlet. Kaos seperti ini mengutamakan ekslusivitas, diproduksi terbatas. Bahkan ada yang hanya diproduksi satu. Di oerban.com anda juga bisa memesan kaso dengan desain unik, satu-satunya di dunia, dan hanya anda yang memakai. Anda bisa memesan satu atau dua untuk pacar anda. Konsep pemasaran seperti ini mengaruskan produsen mencipta beragam tema untuk menjaring pelanggan baru. Di sinilah tantanganya, desain yang unik, bagus tentu akan dimintai.</p>
<p>Kaos oblong banyak beredar di toko, namun kalau anda menginginkan kaos unik dan ekslusif, anda bisa memesan di oraban.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oerban.com/2009-11/13/kaos-oblong-t-shirt/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>test Story: BKPM Optimistis Ekonomi Tumbuh 6,8 Persen pada 2010-2014</title>
		<link>http://oerban.com/2009-11/8/test-story-bkpm-optimistis-ekonomi-tumbuh-68-persen-pada-2010-2014/</link>
		<comments>http://oerban.com/2009-11/8/test-story-bkpm-optimistis-ekonomi-tumbuh-68-persen-pada-2010-2014/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 20:29:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oerban</dc:creator>
				<category><![CDATA[story]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oerban.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) optimistis pertumbuhan ekonomi mencapai 6-6,8 persen per tahun dengan asumsi nilai kebutuhan investasi nasional [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) optimistis pertumbuhan ekonomi mencapai 6-6,8 persen per tahun dengan asumsi nilai kebutuhan investasi nasional mencapai sekitar Rp2.000 triliun per tahun.</p>
<p>&#8220;Untuk mencapai nilai rata-rata investasi nasional Rp2.000 triliun per tahun cukup realistis, meskipun tetap membutuhkan usaha yang serius,&#8221; kata Kepala BKPM Gita Wirjawan usai Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR, di Gedung MPR/DPR Jakarta, Senin (23/11).</p>
<p>Menurut Gita, bila nilai tersebut tercapai maka kontribusi nilai investasi terhadap PDB akan meningkat dari sekitar 30 persen pada 2010 dan sekitar 35 persen pada 2014.</p>
<p>Dengan naiknya kontribusi kontribusi investasi pada periode tersebut, menunjukkan bahwa laju pertumbuhan investasi lebih tinggi dari laju pertumbuhan PDB.</p>
<p>Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkualitas, lanjut Gita, peran investasi dari pemerintah harus lebih ekspansif dan secara nyata dapat dinikmati seluruh kelompok masyarakat.</p>
<p>&#8220;Pertumbuhan harus berbasis peningkatan produksi pengolahan sehingga dapat menyerap tenaga kerja lebih besar dibandingkan berbasis konsumsi,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Ia mengilustrasikan, bahwa setiap pertumbuhan ekonomi 1 persen yang didasarkan pada basis produksi maka dapat menyerap tenaga kerja lebih dari 400.000 orang per tahun.</p>
<p>Sementara jika pertumbuhan berbasis konsumsi hanya menyerap tenaga kerja 50.000-100.000 orang.</p>
<p>Selanjutnya diutarakan Gita, dengan asumsi pertumbuhan 6-6,8 persen per tahun maka proyeksi realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) selama periode 2010-2014 mencapai Rp225,5 triliun sampai Rp253,2 triliun.</p>
<p>Sementara itu proyeksi rencana total investasi per tahun untuk PMA dan PMDN antara Rp699,1-Rp784,9 triliun.</p>
<p>Untuk mewujudkan sasaran investasi itu, Gita menjelaskan, yang perlu dilakukan pemerintah adalah menjaga kestabilan ekonomi dan politik, menjamin keamanan dan kepastian hukum dalam berusaha.</p>
<p>Selanjutnya meningkatkan kualitas kebijakan penanaman modal yang mendorong peningkatan nilai tambah dan pemerataan kegiatan ekonomi. &#8220;Perlu pula perkuatan kemampuan UMKM, serta harmonisasi dan koordinasi antarseluruh lembaga terkait penanaman modal dalam rangka sinkronisasi kebijakan,&#8221; tegas Gita. (Ant/OL-7)</p>
<p>dari:mediaindonesia.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oerban.com/2009-11/8/test-story-bkpm-optimistis-ekonomi-tumbuh-68-persen-pada-2010-2014/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

