Jakarta, Oerban.com – Direktur Data Economic and Box Insight Centre (DEBIC) Agung Munandar menyatakan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) yang berencana membangun Kampung Haji di Arab Saudi, Jumat (2/1/2026).
Inisiatif ini dinilai sebagai langkah revolusioner dalam mengonsolidasikan potensi ekonomi haji dan umrah Indonesia yang selama ini belum tergarap secara maksimal secara mandiri.
Pada tahap awal ini, Danantara melalui Investment Management (DIM) telah menandatangani perjanjian strategis akuisisi multi-aset dengan Thakher Development Company di Makkah, Arab Saudi. Akuisisi ini mencakup aset perhotelan dan real estate yang berlokasi di kawasan Thakher City, sekitar 2,5 kilometer dari Masjidil Haram.
Agung menyatakan bahwa langkah Danantara mengakusisi aset dalam rencana pembangunan Kampung Haji bukan sekadar penyediaan akomodasi bagi jemaah, melainkan sebuah ekosistem ekonomi strategis yang akan memberikan dampak berganda (multiplier effect) bagi perekonomian nasional.
“Kami melihat langkah Danantara sebagai perwujudan kedaulatan ekonomi Indonesia di tanah suci. Selama ini, perputaran uang jemaah haji kita sangat besar, namun sebagian besar mengalir ke penyedia jasa asing. Dengan adanya Kampung Haji, Indonesia bisa mengambil peran sebagai pemain utama dalam rantai pasoknya sendiri,” ujar Agung.
DEBIC meyakini bahwa pembangunan Kampung Haji akan mempererat hubungan diplomatik antara Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi. Proyek ini juga sejalan dengan visi transformasi ekonomi yang dicanangkan pemerintah untuk menjadikan aset negara lebih berdaya guna dan kompetitif.
Editor: Ainun Afifah

