Oleh: KAMMI Sastra Jambi Akan kemanakah angin melayang Tatkala hujan turun dilangit yang muram Kepada siapa lagu kunyanyikan Ketika kelam kabut tertahan

Oleh: Suryana Rahmawati Hening dan tentram waktu pagi Mendesir doa terpaut sunyi Menengadah tangan kelangit Terucap pinta dg hati lirih Sunyinya pagi

Oleh: Suryana Rahmawati Berbaris rapi emas dan berlian Berlomba lomba mata memandang Tersusun elok di lemari kaca Mengundang hati tuk membelinya Sudah

Oleh Ibnu Al Amin (Pendidik di SMPN 19 Batanghari) Ketika piringan matahari secara keseluruhan hampir hilang dari cakrawala. Menyisakan bias cahaya berwarna

Oleh: Muthia Arahmah Hidup ini Ada dua rujukan Halal atau Haram Hidup ini Ada dua kepastian Fakta atau memperdayakan Hidup ini Ada

Oleh: Muthia Arahmah Kebersihan diri melanjuti gemerlapnya malam Saatnya televisi mulai beraksi Dengan berbagai tontonan disiarkan Dentuman suara masjid sudah dijalankan Mata

Oleh: Muthia Arahmah Tubuh butuh istirahat Saatnya merehatkan badan dalam keseharian Tak sabar menikmati lembutnya kasur Pintu kamar terbuka, mulai mengundang “masuk,

Oleh: Muthia Arahmah Jenjang taklah berarti Pangkat taklah menjadi kunci Umur taklah bersembunyi Jiwa pasti mati Jika tak terisi Sia-sia terjadi “Tak

Oleh: Muthia Arahmah Saatnya pulang Itulah kebahagiaan dihari sore Menjernihkan pikiran dengan jalan jalan Seruan azan memanggil: “asik dengan nyanyian dikendaraan” Melupa