Oleh : Muthia Arrahmah* Embun dipagi hari yang belum meluap didedaunan kecil, bersajak a -a diantara angin dan awan, berhembus nafas kian

Oleh : Muthia Arrahmah Matahari mengikuti jejak setapakku, rintihan keringat mengguyur diseluruh tubuhku, sakit kepala mulai terasa dengan pelannya, sahabatku tolong aku.

Oleh: Muthia Arahmah “nak ayah ingin kamu lebih baik dari pada ayah” Kata itu, kata itu terus menggoda dipikiranku!! Merenung dipojokan jendela