Batang Hari, Oerban.com – Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Jambi mendukung pelaksanaan gerakan tanam padi serentak nasional yang dilaksanakan di Kelurahan Pasar Baru Kec. Muara Bulian Provinsi Jambi, 16 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempercepat peningkatan produksi pangan melalui program pengembangan Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Provinsi Jambi.
Plt.Kepala Bapeltan Jambi Yaitu Sugeng Mulyono S.PT M.P, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat langsung dalam program Cetak Sawah Rakyat. Bapeltan Jambi siap mendukung dan menjadi motor penggerak dalam kegiatan dan ini merupakan bagian dari peran aktif lembaga dalam mendukung program strategis Kementerian Pertanian, khususnya melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia pertanian serta koordinasi dengan PPK dan pendamping di lapangan.
Kegiatan Gerakan Penanaman Padi di lokasi Cetak Sawah Rakyat bersama Kepala Badan PPSDMP Ibu Dr. Idha Widi Arsanti, SP. MP, di hadiri Perwakilan Bupati Batanghari oleh Asisten II Kab. Batanghari, TPHP. Prov. Jambi, Direktur Polbangtan Bogor, Anggota komisi II DPRD kabupaten Batanghari, Danramil, Para Brigade pangan, KA.BB BRMP/ PJ SSP Prov. Jambi, PPK. Pengawas dan Pelaksana CSR KAB. Batanghari dan seluruh Penyuluh yang ada di lokasi CSR yang dilaksakan di Kelurahan Pasar Baru Kec. Muara Bulian Propinsi Jambi. (16 Maret 2026).
Asisten II Kab. Batanghari, melaporkan bahwa program CSR di Kab. Batanghari Kel. pasar Baru seluas 114 , 99 ha,. Sebagai perhatian pemerintah daerah untuk mendukung kinerja penyuluh pertanian, pemerintah memberikan kendaraan dinas bagi penyuluh agar melaksanakan kinerjanya. Pemerintah Batanghari siap mendukung program penyuluhan di Kementerian Pertanian.
Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, serta petani, Bapeltan Jambi optimistis pengembangan sawah di Kabupaten Batanghari dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan produksi pangan di Provinsi Jambi sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional.
Editor: Alfi Fadhila

