Kota Jambi, Oerban.com – Sejumlah pedagang di Pasar Talang Banjar, Kota Jambi, mengeluhkan maraknya pedagang kaki lima (PKL) liar yang berjualan di sepanjang Jalan Orang Kayo Pingai. Mereka meminta Pemerintah Kota Jambi segera melakukan penertiban, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri, Sabtu (14/3/2026)
Keberadaan PKL liar tersebut dinilai mengganggu aktivitas perdagangan di dalam kawasan pasar. Selain menyebabkan kemacetan, kondisi ini juga berdampak pada penurunan omzet pedagang resmi yang berjualan di dalam pasar.
Salah seorang pedagang, Hafiz, mengatakan kehadiran PKL liar membuat pembeli lebih memilih berbelanja di pinggir jalan daripada masuk ke dalam pasar.
“Banyak pembeli sudah belanja di luar, jadi malas masuk ke dalam pasar. Ini jelas berpengaruh ke penjualan kami,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan pedagang lainnya, Anis. Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah tegas untuk menertibkan para pedagang liar tersebut agar tercipta ketertiban dan kenyamanan bersama.
Para pedagang berharap penertiban dapat dilakukan setidaknya tujuh hari sebelum Hari Raya Idulfitri, sehingga aktivitas jual beli di dalam pasar kembali normal dan tidak merugikan pedagang resmi.
Hingga kini, pedagang masih menunggu langkah konkret dari Pemerintah Kota Jambi untuk menata kembali kawasan pasar Talang Banjar agar lebih tertib dan kondusif menjelang Lebaran.
Editor: Alfi Fadhila

