email : oerban.com@gmail.com

23.4 C
Jambi City
Saturday, March 28, 2026
- Advertisement -

Pesan Penting MTQ Ke-6 Mbeliling Tahun 2026 

Populer

Oleh: Syamsudin Kadir*

Nusa Tenggara Timur, Oerban.com – Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-6 tingkat Kecamatan Mbeliling, Manggarai Barat, NTT resmi dibuka pada Jumat 27 Maret 2026. Hal ini ditandai oleh lantunan ayat suci Al-Qur’an yang menggema dan menyentuh hati para pejabat, undangan dan peserta yang hadir di acara pembukaan. Ratusan pasang mata pun tertuju pada panggung utama, tempat MTQ ke-6 resmi dibuka Bapak Agus Gias selaku Plt. Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Manggarai Barat, NTT.

Acara yang berlangsung di Masjid Nurhazanah Mamis, Desa Liang Dara ini dihadiri oleh unsur Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat seperti Bapak Agus Gias selaku Plt. Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Manggarai Barat. Kemudian Anggota DPRD Manggarai Barat (Bapak Saleh Muhidin, Bapak Ali Sehidun), unsur Forkopimcam kecamatan Mbeliling, para kepala desa se-Kecamatan Mbeliling, alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, dewan Hakim, serta para peserta MTQ dan masyarakat setempat.

Pesan Penting

Bismillahirrahmanirrahiim seperti yang dibacakan oleh Bapak Agus Gias pada pembukaan MTQ Ke-6 tingkat Kecamatan Mbeliling tahun 2026 adalah pertanda kegiatan ini insyaa Allah diridhai oleh Allah dan mendapatkan dukungan pemerintah Kabupaten Manggarai Barat. Lebih dari kompetisi seni membaca Al-Qur’an, kegiatan ini diharapkan menjadi pintu keberkahan dan penguat kerukunan antar umat di Manggarai Barat, NTT.

Baca juga  Anggota DPRD Muaro Jambi Dapil II Kumpeh Ulu Kumpeh Ilir Menghadiri Pembukaan MTQ ke 28 Tingkat Kecamatan Kumpeh Ulu

Ada dua kutipan sambutan Bapak Agus Gias yang saya kutip dari berita media. Pertama, “MTQ adalah sarana pembinaan umat. Ini adalah jalan kita untuk menumbuhkan kecintaan yang tulus terhadap Al-Qur’an sekaligus memperkuat tali persaudaraan atau ukhuwah di antara kita semua.” Kedua, “Kita ingin pemuda Mbeliling menjadi pemuda yang modern secara intelektual, namun tetap religius secara spiritual. Itulah kunci sukses kita bersaing di masa depan.”

Mengafirmasi hal tersebut, dapat saya katakan bahwa MTQ Ke-6 tingkat Kecamatan Mbeliling tahun 2026 ini mengandung pesan penting. Pertama, momentum penguatan spiritual. Hal ini terbaca dari sambutan Bapak Agus Gias yang menekankan MTQ tidak hanya dipandang sebagai ajang mengejar piala semata, tapi juga aspek spiritual. Kompetisi antar peserta dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an mesti dipahami secara mendalam, sehingga berdampak pada peningkatan spiritual sebagai moda penting dalam menjalani kehidupan sosial.

Kedua, menumbuhkan rasa cinta pada Al-Qur’an. Menurut Bapak Agus Gias, MTQ merupakan medium pembinaan generasi muda dan umat, terutama dalam menumbuhkan rasa cinta pada Al-Qur’an. Apa yang disampaikan oleh Plt. Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Manggarai Barat tersebut menjadi penegas bagi siapapun bahwa Islam adalah agama yang memberi perhatian dan peduli pada generasi muda sebagai pelanjut atau generasi penerus umat dan bangsa.

Baca juga  Labuan Bajo: Premium bagi Turis, Cemas bagi Pemuda

Ketiga, memperkokoh rasa persaudaraan. MTQ Ke-6 yang berlangsung penuh khidmat merupakan medium meningkatkan kualitas persaudaraan, baik antara sesama umat Islam maupun antar umat berbeda keyakinan. Penciptaan manusia yang beragam latar belakang adalah cara Allah untuk menguji kita dalam menghargai antar sesama makhluk-Nya. Toleransi dan kerukunan yang telah lama terjalin diharapkan semakin erat dan harmoni melalui momen kebersamaan ini.

Keempat, pembentuk karakter generasi muda. Islam adalah agama yang konsen dalam membentuk karakter qurani pada generasi muda. MTQ kali ini, seperti yang ditekankan oleh Bapak Agus Gias, tidak hanya dipandang sebagai ajang unjuk kebolehan dalam seni baca Al-Qur’an. Lebih dari itu, kegiatan ini mesti memberi dampak pada nasib generasi muda di Manggarai Barat. Di era globalisasi yang serba cepat dan tanpa filter, diharapkan agar nilai-nilai Al-Qur’an dapat menjadi “benteng” bagi generasi muda.

Kelima, peneguhan benteng moral. Kehadiran MTQ diharapkan mampu membentuk karakter pemuda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki ketahanan moral dalam menghadapi arus budaya luar. Dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, generasi emas di Mbeliling khususnya dan Manggarai Barat umumnya diharapkan tetap berpijak pada nilai-nilai luhur di tengah perubahan zaman. Itulah kunci penting terbentuknya generasi Indonesia Emas 2045 seperti yang dicanangkan oleh negara kita.

Baca juga  Ribuan Umat Islam Laksanakan Shalat Idul Fitri 1447 H Di Natas Labar, Ruteng, Manggarai, NTT

Esensi MTQ adalah membumikan nilai-nilai Islam yang “teduh”, “tengahan” dan “menyelamatkan” sekaligus membentuk karakter islami yang kokoh dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai rujukan kehidupan dalam segala lini kehidupan. Saya sangat sepakat dengan Bapak Agus Gias bahwa keberkahan MTQ mestinya tidak hanya dirasakan oleh umat muslim, tetapi juga memancar kepada seluruh lapisan masyarakat di Manggarai Barat tanpa memandang perbedaan apapun.

Demi menggapai beberapa poin di atas, kita berharap kepada para dewan hakim agar menjalankan tugas dengan profesional, adil, dan objektif. Kita berharap juga kepada para peserta, agar menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan MTQ sebagai momentum peningkatan kualitas diri dalam membaca, memahami, serta mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai luhur Al-Qur’an mesti menghiasi kehidupan pribadi, keluarga dan masyarakat muslim sehingga berdampak pada upaya memajukan umat dan bangsa, terutama di Manggarai Barat, NTT.

*Departemen Pendidikan Karakter Majelis Pimpinan Pusat ICMI 2025-2026 
- Advertisement -

Artikel Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru