email : oerban.com@gmail.com

32.4 C
Jambi City
Sunday, April 12, 2026
- Advertisement -

Wali Kota Jambi Tinjau Lokasi PSEL Talang Gulo, Siap Ubah Sampah Jadi Listrik

Populer

Kota Jambi, Oerban.com – Wali Kota Jambi, Dr. dr. Maulana, MKM, meninjau langsung calon lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Talang Gulo, Kamis (9/4/2026).

Peninjauan ini menjadi langkah awal kesiapan Pemerintah Kota Jambi dalam mendukung program nasional pengolahan sampah menjadi energi listrik.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah perwakilan pemerintah pusat, di antaranya dari Kementerian Koordinator, Kementerian Dalam Negeri, serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Baca juga  Wali Kota Jambi Perkuat Tahapan Program Kampung Bahagia 2026, 798 RT Mulai Pemetaan Swadaya

Hadir pula pihak Danantara yang akan membiayai proyek, serta PLN sebagai pembeli listrik yang dihasilkan. Perwakilan daerah, Wakil Wali Kota Jambi, Ketua DPRD, dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait juga ikut mendampingi.

Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan apresiasi atas dukungan lintas sektor dalam percepatan proyek tersebut.

Menurutnya, kehadiran berbagai pihak menunjukkan keseriusan pemerintah dalam merealisasikan program strategis nasional ini.

Baca juga  Pemkot Jambi Siap Tegakkan Perda, Pembuang Sampah Sembarangan Terancam Denda

“Alhamdulillah, hari ini yang hadir sangat lengkap, mulai dari kementerian hingga pihak pembiayaan dan PLN. Ini menunjukkan komitmen bersama untuk menjadikan sampah sebagai sumber energi,” ujarnya.

Maulana menjelaskan, Pemerintah Kota Jambi telah memenuhi sejumlah persyaratan dasar, termasuk kesiapan lahan. Dari total sekitar 21 hektare lahan yang tersedia, hanya sekitar 5 hektare yang dibutuhkan untuk pembangunan PSEL.

“Dari sisi lahan kita sudah sangat siap. Ini menjadi salah satu keunggulan kita dalam percepatan pembangunan,” jelasnya.

Baca juga  Gubernur Al Haris Hadiri Rakornas Pengelolaan Sampah: Dorong Manajemen Persampahan yang Inovatif dan Berkelanjutan

Selain itu, dukungan dari DPRD Kota Jambi juga telah diperoleh. Ketua DPRD disebut akan menandatangani dukungan resmi sebagai bagian dari kelengkapan administrasi proyek.

Namun, Maulana mengakui masih terdapat tantangan terkait pemenuhan kapasitas sampah. Untuk dapat beroperasi optimal, PSEL membutuhkan pasokan minimal 1.000 ton sampah per hari.

“Ini yang masih kita lengkapi. Melalui inisiasi Kementerian Dalam Negeri, kita akan menjalin kerja sama dengan daerah lain,” katanya.

Baca juga  Gubernur Al Haris: Pemprov Jambi Siap Dukung Penuh Percepatan Pembangunan Waste to Energy

Sebagai langkah awal, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi. Kerja sama tersebut diharapkan dapat diperluas dengan daerah lain guna memastikan ketersediaan pasokan sampah.

Lebih lanjut, Maulana mengungkapkan bahwa proyek PSEL di Kota Jambi masuk dalam tiga lokasi prioritas nasional dari total 10 proyek yang akan segera diluncurkan oleh Presiden Republik Indonesia.

“Kita bersyukur termasuk tiga lokus awal yang akan di-launching Presiden. Mudah-mudahan prosesnya lancar, sehingga pembangunan dapat selesai dalam waktu dua tahun dan segera beroperasi,” pungkasnya.

Editor: Dini Fadjira Syabrani 

- Advertisement -

Artikel Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru