Kota Jambi, Oerban.com — Sebanyak 2.134 calon warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) resmi disahkan sebagai warga baru tingkat I dalam prosesi yang digelar di sebelas kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, yakni Kabupaten Tebo, Tanjung Jabung Timur, Tanjung Jabung Barat, Muaro Jambi, Muaro Bungo, Bungo, Batang hari, Merangin, Sarolangun, Kerinci dan Kota Jambi.
Puncak acara pengesahan di Kota Jambi dilaksanakan pada Selasa malam (9/7/2025) bertepatan dengan 15 Muharram 1447 H, bertempat di Aula Markas Pemuda Pancasila Provinsi Jambi, Jalan Sersan Udara Syawal, Talang Bakung, Kecamatan Jambi Selatan.
Acara dihadiri oleh berbagai tokoh, antara lain Ketua Panitia Muhaimin, Ketua IPSI Kota Jambi Alian Meisen, Dandim 0415/Jambi Kolonel Inf. Yoga Cahya Prasetya, serta Ketua Dewan Pusat PSHT Sutikno, S.Pd.I., M.Pd., yang sekaligus memimpin prosesi selamatan.
Dalam laporannya, Ketua Panitia Muhaimin menyampaikan bahwa sebanyak 69 calon warga dari Cabang Kota Jambi diserahkan kepada Dewan Pengesah dari Pusat Madiun untuk disahkan. Ia berharap seluruh proses berjalan lancar, aman, dan khidmat.
“Semoga para warga baru menjadi pribadi yang berbudi luhur dan menjunjung tinggi nilai-nilai masyarakat,” ujarnya.

Ketua IPSI Kota Jambi, Alian Meisen, dalam sambutannya menegaskan bahwa IPSI terus mendukung kegiatan PSHT sebagai salah satu organisasi pencak silat penyumbang atlet terbanyak.
“Mudah-mudahan dari PSHT akan lahir atlet-atlet nasional bahkan internasional,” katanya.
Senada dengan itu, Dandim 0415/Jambi Kolonel Inf. Yoga Cahya Prasetya menekankan pentingnya nilai luhur dalam keanggotaan PSHT.
“Setelah jadi warga, harus ada pembaruan diri. Jadilah manusia berbudi luhur yang bisa berkontribusi untuk negeri ini, termasuk melalui jalur atlet,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pusat PSHT, Sutikno, S.Pd.I., M.Pd., menegaskan bahwa tujuan utama PSHT adalah membentuk manusia berbudi luhur, tahu benar dan salah, serta beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Persaudaraan dalam PSHT tidak dibatasi suku, agama, ras, atau derajat. Tugas kita adalah memegang amanah persaudaraan ini dengan tulus dan bertanggung jawab,” ujarnya dalam prosesi selamatan.
Secara nasional, PSHT mencatat lebih dari 90 ribu warga baru yang disahkan sepanjang tahun 2025, menjadikannya salah satu organisasi pencak silat terbesar di Indonesia.
Puncak prosesi pengesahan dimulai pukul 00.00 WIB setelah acara selamatan, yang diikuti oleh seluruh calon warga baru dan Dewan Pengesah.
Editor: Julisa

