email : oerban.com@gmail.com

29.1 C
Jambi City
Friday, March 27, 2026
- Advertisement -

Arus Mudik-Balik Tinggi, Polda Jambi Pastikan Keamanan Tetap Kondusif

Populer

Kota Jambi, Oerban.com – Polda Jambi memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif selama momentum arus mudik dan balik Lebaran 2026 yang diwarnai tingginya mobilitas masyarakat, pada Kamis (26/3/2026).

Hal ini disampaikan menyusul berakhirnya Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026 pada 25 Maret 2026. Operasi yang berlangsung sejak 13 Maret tersebut melibatkan 170 personel gabungan dengan fokus pada pengamanan arus mudik, arus balik, serta aktivitas masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah.

Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi, tercatat 155 kasus gangguan Kamtibmas selama operasi, terdiri dari 151 kasus kejahatan, 1 kasus bencana, dan 3 gangguan lainnya. Jika dibandingkan dengan tahun 2025, jumlah tindak kejahatan mengalami kenaikan sebanyak 20 kasus dari sebelumnya 131 kasus.

Baca juga  Kasus Asusila Jadi Sorotan, Komisi I DPR Kota Jambi Datangi Polda Jambi

“Peningkatan ini masih dalam batas yang dapat dikendalikan, mengingat tingginya mobilitas masyarakat selama momentum Lebaran,” ujar Kombes Pol Erlan Munaji.

Meski demikian, kondisi sosial masyarakat dinilai tetap stabil. Selama pelaksanaan operasi, tidak ditemukan adanya aksi unjuk rasa (nihil) dan hanya terdapat satu kasus menonjol.

Di sektor lalu lintas, terjadi penurunan signifikan pada jumlah pelanggaran. Pada tahun 2026 tercatat 78 teguran dan 63 tilang melalui ETLE dengan total 141 pelanggaran. Angka ini menurun drastis dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 1.588 pelanggaran, atau turun sebanyak 1.447 kasus.

Baca juga  PALING LARIS, OPAL BPP JAMBI JADI PRIMADONA

“Penurunan ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas serta efektivitas pengawasan petugas di lapangan,” jelasnya.

Namun, jumlah kecelakaan lalu lintas justru mengalami peningkatan. Tercatat 38 kejadian kecelakaan, naik 18 kejadian dibandingkan tahun sebelumnya. Meski begitu, jumlah korban meninggal dunia menurun menjadi 2 orang dari sebelumnya 10 orang. Selain itu, terdapat 6 korban luka berat dan 56 luka ringan, dengan total kerugian materiil sebesar Rp133,6 juta.

Menurut Kabid Humas, peningkatan kecelakaan dipengaruhi oleh tingginya mobilitas masyarakat, terutama penggunaan kendaraan pribadi selama arus mudik dan balik Lebaran.

Baca juga  Malam Natal 2025 Aman, Polda Jambi dan Forkopimda Pantau Gereja hingga Pospam

Secara nasional, potensi pergerakan masyarakat selama Lebaran 2026 mencapai 143,92 juta orang. Kondisi ini berdampak pada meningkatnya kepadatan lalu lintas serta potensi gangguan Kamtibmas, seperti pencurian rumah kosong, penipuan, hingga penyalahgunaan narkoba.

Dalam evaluasi akhir, Polda Jambi menekankan pentingnya langkah lanjutan pasca operasi, di antaranya pemetaan wilayah rawan kriminalitas dan terorisme, peningkatan patroli dan deteksi dini, sosialisasi kepada masyarakat, optimalisasi peran Bhabinkamtibmas, serta penguatan koordinasi lintas instansi.

Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada, terutama dalam menjaga keamanan rumah saat ditinggalkan serta meningkatkan disiplin dalam berlalu lintas.

Baca juga  Pastikan Natal Aman dan Kondusif, Polda Jambi Laksanakan Apel Operasi Lilin 2025

“Ke depan, sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat diharapkan terus terjaga sebagai kunci utama dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan nyaman, tidak hanya saat momentum Lebaran, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” tutupnya.

Editor: Alfi Fadhila

- Advertisement -

Artikel Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru