Yogyakarta, Oerban.com — Pengembangan sumber daya manusia (SDM) pertanian menjadi salah satu kunci penting dalam meningkatkan produktivitas, daya saing, dan keberlanjutan sektor pertanian dan perkebunan. Melalui pelatihan yang terarah dan berbasis kompetensi, para pelaku utama di sektor pertanian diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta profesionalisme dalam mengelola usaha tani maupun usaha perkebunan secara lebih modern dan efisien.
Sejalan dengan upaya tersebut, Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Jambi turut ambil bagian dalam kegiatan Seleksi Substansif Lembaga Pelatihan Pengembangan SDM Perkebunan yang diselenggarakan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP). Kegiatan ini berlangsung pada 4–6 Maret 2026 di ARTOTEL Suites Bianti Yogyakarta, Kota Yogyakarta.
Seleksi substansif ini diikuti oleh lembaga-lembaga pelatihan yang sebelumnya telah lolos tahap seleksi administrasi. Dari total 31 lembaga yang mengajukan proposal sebagai penyelenggara pelatihan pengembangan SDM perkebunan, sebanyak 22 lembaga dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi dan berhak mengikuti tahap seleksi substansif.
Bapeltan Jambi menjadi salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) yang berhasil lolos seleksi administrasi dan melanjutkan ke tahap seleksi substansif. Pada tahap ini, masing-masing lembaga mempresentasikan proposal pengajuan sebagai lembaga penyelenggara pelatihan pengembangan SDM perkebunan di hadapan tim komite seleksi yang dibentuk oleh BPDP.
Tim komite seleksi tersebut terdiri dari perwakilan berbagai instansi dan pemangku kepentingan, antara lain dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, asosiasi perkebunan, serta sejumlah lembaga terkait lainnya.
Selain Bapeltan Jambi, beberapa lembaga pelatihan lain juga turut mengikuti seleksi ini, di antaranya Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian Ciawi, Balai Besar Pelatihan Pertanian Binuang, Balai Besar Pelatihan Pertanian Batangkaluku, serta sejumlah lembaga pelatihan swasta yang telah terakreditasi di bidang pelatihan perkebunan.
Program pelatihan pengembangan SDM perkebunan ini merupakan inisiatif BPDP yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta profesionalisme para pekebun. Melalui program ini diharapkan dapat tercipta sumber daya manusia perkebunan yang unggul, kompeten, dan mampu mendukung pengembangan sektor perkebunan nasional secara berkelanjutan.
Plt. Kepala Bapeltan Jambi, Sugeng Mulyono, S. TP., M. P., dalam kesempatan presentasinya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BPDP atas kesempatan yang diberikan kepada Bapeltan Jambi untuk mengikuti proses seleksi tersebut. Ia juga berharap ke depan Bapeltan Jambi dapat menjalin kolaborasi dengan BPDP dalam pelaksanaan program pelatihan guna meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di sektor perkebunan.
Editor: Alfi Fadhila

