LAYAKKAH MAKANAN TERBUKA UNTUK DIKONSUMSI KALA KABUT ASAP?

oleh -98 views
Penjual makanan pinggir jalan, sumber: Wikipedia

Mendalo, oerban.com- Saat ini kabut asap sedang mengepung Indonesia, khususnya di Jambi. Kabut asap ini menimbulkan banyak sekali permasalahan dalam kesehatan, baik dari kalangan balita maupun lanjut usia. Banyak penyakit yang diakibatkan oleh kabut asap, karena udara yang di hirup sangat tidak baik untuk kesehatan.

Pernahkah berpikir mengenai dampak dari makanan atau minuan yang dijual secara terbuka oleh pedangang di sekitar kita. Makanan seperti gorengan, bakso bakar, dan lainnya yang di letakkan di ruang terbuka akan sangat mudah tercemar oleh asap yang mengepung lingkungan kita. Perlu diketahui kandungan zat berbahaya dalam kabut asap yang diakibatkan oleh kebakaran hutan dan lahan yang ada di Jambi.

Banyaknya peminat makanan yang terjual di ruang terbuka, perlu diketahui dampak dari makanan itu sendiri ketika akan dinikmati, beberapa masyarakat jambi masih kurang peduli akan hal itu.

Berdasarkan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) ada empat kandungan berbahaya dalam asap kebakaran hutan, yaitu Karbon Monoksida (CO), Sulful Dioksida (SO2), Nitrogen Dioksida (NO2), dan Ozon Permukaan (O3). Kandungan O3 dapat menyebabkan tenggorokan menjadi iritasi, CO dapat menyebabkan sesak nafas, pusing, koma, hingga kematian. Nitrogen Dioksida dapat merusak organ yang bertugas membersihkan paru-paru.

Dari penjelasan ISPU mengenai bahaya kabut asap, dapat kita artikan bahwa makanan yang dijual dalam ruang terbuka bisa membahayakan kesehatan kita, apalagi disaat kabut asap seperti sekarang ini. (AES)