email : oerban.com@gmail.com

33.2 C
Jambi City
Sabtu, Juni 19, 2021
- Advertisement -

Manuver Pemerintah Tanjung jabung Timur dukung Food Estate dengan optimalkan peran  dan fungsi Kostratani

Populer

swarnahttps://www.oerban.com
tulisan yang berkualitas akan menjadi lentera di gelapnya jalan kehidupan

Muara Sabak, Oerban.com – Untuk menjaga ketahanan pangan nasional, pemerintah  meluncurkan program food estate.  Program Food Estate merupakan bentuk upaya yang dilakukan pemerintah dalam hal pemenuhan kebutuhan pangan sekaligus mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Kementerian Pertanian (Kementan) turut  berperan aktif dalam menyiapan SDM Pertanian melalui pelatihan agar mampu memberikan kontribusi terhadap pencapaian tujuan Program Food Estate secara efektif.

Pengembangan food estate dilakukan pada kawasan dengan pendekatan klaster dan multi komoditas, yang terintegrasi dari hulu sampai hilir dengan mendorong penggunaan teknologi dan inovasi pertanian secara tepat guna. Salah satu lokasi pengembangan food estate berada di Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi. justifikasi pemilihan lokasi antara lain memenuhi syarat secara teknis, ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menjelaskan program food estate merupakan program penting dan strategis jangka panjang yang dapat menciptakan lapangan kerja baru di pedesaan. “Program ini juga mampu meningkatkan pendapatan keluarga petani dan memastikan ketahanan pangan secara nasional” ucap Mentan SYL.

Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi, mengatakan salah satu faktor penting dalam membangun pertanian adalah SDM. “Oleh sebab itu, BPPSDMP akan terus berupaya agar skill, pengetahuan, kemampuan, juga kapasitas SDM pertanian Indonesia meningkat, baik penyuluh, petani, petani milenial, poktan maupun gapoktan,” ujar Dedi.

Untuk mendukung program food estate ini Pemerintah Kabupaten Tanjung Tabung Timur bersama dengan Balai Pelatihan Pertanian Jambi melakukan kerja sama dalam pelaksanaan pelatihan yang diikuti 30 orang penyuluh pertanian Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang terdiri dari BPP Kostratani Rantau Rasau, Berbak, Nipah Panjang, Sadu, dan Dendang. Pelatihan diselenggarakan di BPP Kostratani Rantau Rasau yang dilaksanakan mulai tanggal 9-11 Juni 2021.

Turut menghadiri acara pembukaan Pelatihan Teknis Bagi Aparatur Angkatan IX Kabupaten Tanjung Jabung Timur ini, Kepala Dinas Tanjung Jabung Timur yang diwakili oleh Kabid Penyuluhan, Sakdun, SP. Kepala Balai Pelatihan Pertanian Jambi, yang diwakili oleh widyaiswara Puguh Nugroho, MSi. Koordinator satker BPP Kostratani Rantau Rasau, Berti murka, S.PKP, serta praktis/fasilitator komisi penyuluhan Tanjung Jabung Timur.

Dalam Sambutannya Sakdun menyampaikan dengan adanya kegiatan pelatihan ini menjadi manuver yang tepat dalam menggerakkan dan mengoptimalkan peran BPP atau Penyuluh di Lapangan dalam berkolaborasi dengan kegiatan pusat dengan daerah, khususnya Tanjung Jabung Timur.

“Bapak/Ibu penyuluh harus berbangga dengan kegiatan ini dan kita harus sepenuhnya bergerak bersama mendukung program food estate ini agar sukses sehingga berdampak pada kesejahteraan petani,” ungkap Sakdun.

Sedangkan Puguh Nugroho, widyaiswara yang mewakili Kepala Bapeltan Jambi menyampaikan “BPP Kostratani Rantau Rasau salah satu terpilih menjadi kawasan food estate dan diharapkan dapat mengoptimalkan peran dan fungsi BPP Kostratani untuk mendukung program food estate ini. “Terus update laporan utama di masing-masing BPP Kostratani yang ada di Tanjung Jabung Timur,” tambah Puguh.

Penulis : Yunisa Tri Suci

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru