email : oerban.com@gmail.com

24 C
Jambi City
Thursday, April 16, 2026
- Advertisement -

Menyambut Indonesia Emas 2045 Lewat Penguatan Fondasi Pendidikan Anak

Populer

 

“Kita tidak selalu bisa membangun masa depan untuk generasi muda, tapi kita dapat membangun generasi muda untuk masa depan,” Franklin D. Roosevelt.

Muaro Jambi, Oerban.com –  Layak jadi perenungan, begitu ungkap Bunda PAUD Kabupaten Muaro Jambi, Ririn Novianty Bambang Bayu Suseno usai mengingatkan kembali kalimat yang pernah tercetus dari salah satu mantan presiden terbesar Amerika Serikat, yang dianggap sukses melewati Great Depression dan Perang Dunia II.

Dalam momentum peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-41 tahun ini, tim Oerban berkesempatan menyambangi ibu dari 4 orang anak tersebut di Rumah Dinas Bupati Muaro Jambi, pada Selasa 22 Juli kemarin.

Dalam pandangannya menanggapi peringatan HAN tahun 2025, Ririn mengatakan mendorong penuh pemerintah untuk segera merampungkan aturan mengenai program wajib belajar prasekolah dasar.

Baca juga  Gandeng Dinas Koperasi dan UKM Provinsi, Ririn Novianty Gelar Pelatihan Kewirausahaan di Tempino

Menurutnya, program prioritas nasional yang sudah tertuang ke dalam RPJMN 2024-2029 itu menjadi kunci penting untuk meraih masa depan Indonesia gemilang.

Mengambil tema besar peringatan HAN yang dirilis Kementerian PPPA, Ririn meyakini jika anak hebat lahir lewat fondasi pendidikan yang kuat. “Dan fondasi pendidikan itu ada di jenjang PAUD,” imbuhnya.

Tema besar peringatan HAN sendiri adalah “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045”.

Ririn menjelaskan, dengan menguatkan fondasi pendidikan awal untuk anak, maka bibit-bibit generasi muda yang hebat akan terbangun, dan ketika itu terjadi, ujarnya, cita-cita kuat menuju Indonesia Emas semakin dekat terwujud.

Baca juga  Dukung Program Pemerintah, Ririn Novianty Gelar Sosialisasi Wajib Belajar Prasekolah di Sekernan

Menyoal ucapan Franklin D. Roosevelt, Anggota DPRD Provinsi Jambi itu mengatakan, menyiapkan infrastruktur dan fasilitas untuk generasi muda di masa depan memang penting. Tetapi yang tidak kalah penting, tegasnya, adalah menyiapkan generasi muda untuk bisa lebih dari sekedar survive di masa depan.

Sebagai penyintas perang dunia II, ucapan yang disampaikan Presiden ke-32 Amerika Serikat itu soal generasi muda dan masa depan erat kaitannya dengan realitas lapangan yang dihadapi.

Roosevelt berpandangan saat kita hendak menyiapkan masa depan untuk dinikmati oleh generasi muda, banyak faktor yang tidak bisa dikontrol penuh, sebut saja salah satunya perang yang terjadi hampir seabad lalu.

“Maka pilihan yang paling pas adalah membangun generasi muda itu sendiri, agar ke depan mereka siap menghadapi tantangan-tantangan di masa mendatang,” kata Ririn.

Baca juga  KAMMI Camp 2024: Semangat Baru untuk Wujudkan Visi Besar 2045

Di Bumi Pertiwi sendiri, Ririn mengatakan cita-cita Indonesia Emas 2045 harus dimulai dengan menguatkan SDM, dan penguatan SDM dimulai dari menghadirkan pendidikan yang baik.

Sepanjang sejarah di Indonesia, dinamika pendidikan lewat peraturan yang diterapkan pemerintah berubah-ubah, mulai dari wajib belajar 6 tahun yang diterapkan tahun 1984, kemudian dilanjutkan dengan program wajib belajar 9 tahun pada tahun 1994, dan akhirnya menjadi wajib belajar 12 tahun sampai dengan hari ini.

Ririn menerangkan, peraturan wajib belajar selalu berubah karena menyesuaikan dengan tuntutan zaman. Dan mulai tahun ini, dengan tawaran bonus demografi di 2045, Indonesia menyadari pentingnya untuk semakin meningkatkan kualitas pendidikan.

Bunda PAUD Kabupaten Muaro Jambi itu menyampaikan, kualitas pendidikan anak Indonesia dapat ditingkatkan dengan menguatkan fondasi awalnya.

Baca juga  Perkuat Sinergi, TP PKK Muaro Jambi Gelar Pertemuan dengan Seluruh Ketua PKK Kecamatan

“Anak itu punya yang namanya fase golden age, periode emas pertumbuhan, itu dimulai dari usia 0-8 tahun, di rentang usia tersebut anak sangat mudah menyerap informasi, stimulasi positif di periode ini menentukan masa depan mereka,” ujar Ririn.

Terakhir, ia berharap, dengan hadirnya program wajib belajar 13 tahun yang rencananya akan segera diterapkan, di mana satu tahunnya adalah pendidikan prasekolah dasar, Indonesia betul-betul dapat menyiapkan generasi muda untuk masa depan.

Selaku Bunda PAUD Kabupaten Muaro Jambi, bulan lalu Ririn Novianty gencar melaksanakan sosialisasi wajib belajar prasekolah dasar. Total ada 6 dari 11 kecamatan yang sudah disambangi secara langsung, 5 sisanya di-handle oleh Ketua Pokja PAUD Muaro Jambi, Novi Astrianti.

Hal itu merupakan bentuk komitmen nyata Ririn bukan hanya sekedar dalam mendukung program pemerintah, tapi lebih kepada komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak dengan harapan Indonesia bisa lebih maju di masa depan.

Selamat memperingati Hari Anak Nasional tahun 2025, Anak hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045.

Baca juga  Memaknai 80 Tahun Indonesia Merdeka
- Advertisement -

Artikel Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru