email : [email protected]

26.6 C
Jambi City
Senin, April 22, 2024
- Advertisement -

PASUKAN TURKI 1 LAWAN 3

Populer

Afrin, Suriah. (Oerban.com) – Teroris yang didukung oleh Partai Demokrat (Party of Protection / YPG) dan didukung oleh AS dan pemerintah Bashar al-Assad telah sepakat untuk memaksa tentara rezim tersebut untuk memasuki pasukan Afrin Suriah untuk berperang melawan pasukan Turki, seorang anggota YPG mengatakan Reuters.

Badran Jia Kurd, penasihat pemerintahan YPG di Suriah utara, mengatakan pasukan Assad diperkirakan akan ditempatkan di beberapa perbatasan dan bisa memasuki wilayah Afrin dalam dua hari ke depan. Dia tidak mengatakan berapa banyak tentara rezim akan berpartisipasi sebagai bagian dari kesepakatan tersebut.

Dia mengatakan bahwa pemahaman antara afiliasi PKK di Syria dan rezimnya hanya “militer” pada saat ini, namun perundingan politik juga akan berlangsung nanti.

Kedua belah pihak sebagian besar menghindari konflik langsung sejak awal krisis Suriah dan keduanya kadang-kadang menyarankan agar kesepakatan jangka panjang di antara mereka dimungkinkan, namun terkadang juga bentrok dan mendukung penglihatan yang sama sekali berbeda untuk masa depan Suriah.

sumber photo (AFP File Photo)

Pemerintah A.S. belum mengomentari kesepakatan antara mitranya di Suriah utara dan pasukan yang setia kepada Bashar Assad, yang telah memimpin pembunuhan dalam skala besar untuk mempertahankan kekuasaan.

Afrin telah menjadi tempat persembunyian utama bagi PYD sejak Juli 2012, ketika rezim Assad di Suriah meninggalkan kota ke kelompok teror tanpa perlawanan.

Pada 20 Januari, Turki meluncurkan Operation Olive Branch untuk membersihkan teroris PYD / PKK dan Daesh dari Afrin.

Menurut Staf Umum Turki, operasi tersebut bertujuan untuk membangun keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan wilayah tersebut serta melindungi orang-orang Suriah dari penindasan dan kekejaman teroris.

Operasi tersebut dilakukan berdasarkan kerangka hak Turki berdasarkan undang-undang internasional, U.N. resolusi Dewan Keamanan, hak pembelaan diri berdasarkan piagam U.N., dan menghormati integritas teritorial Suriah, katanya. Militer juga mengatakan bahwa hanya target teror yang dihancurkan dan bahwa “perhatian sepenuhnya” diambil untuk tidak membahayakan warga sipil.

(sumber : dailysabah)

Artikulli paraprak
Artikulli tjetër
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

Artikel Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru