Muaro Jambi, Oerban.com – Bunda PAUD Kabupaten Muaro Jambi, Ririn Novianty menggelar sosialisasi wajib belajar prasekolah terakhir di Desa Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, pada Kamis (3/7/2025).
Ririn saat dimintai keterangan usai acara mengatakan, dengan selesainya sosialisasi di 11 kecamatan yang ada di Muaro Jambi, diharapkan program prioritas pemerintah yang tertuang dalam RPJMN itu bisa dikenal luas dan menjadi modal kesiapan sebelum diterapkan.
“Alhamdulillah sosialisasi wajib belajar prasekolah ini sudah dilaksanakan di seluruh kecamatan yang ada di Muaro Jambi,” ujarnya.
“Mudah-mudahan dengan ini program prioritas pusat yang tertuang dalam RPJMN bisa berjalan sukses ketika diterapkan di tahun 2027 mendatang,” tambah Ririn.
Satu tahun prasekolah PAUD merupakan bagian dari program prioritas pendidikan pemerintah pusat, yaitu wajib belajar 13 tahun yang rencananya akan mulai diterapkan dua tahun mendatang.
Menurut Ririn, adanya tambahan satu tahun wajib belajar yang sebelumnya hanya 12 merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat kualitas pendidikan anak.
Terlebih, tegasnya, di tahun 2045 Indonesia diprediksi akan mengalami bonus demografi. Karena itu, kata Ririn, SDM yang ada harus disiapkan dengan maksimal, salah satunya adalah dengan melalui pendidikan yang baik.
“Wajib belajar prasekolah ini sangat krusial untuk memperkuat fondasi awal bagi pendidikan anak kita, dengan fondasi yang kuat Insya Allah anak akan lebih siap untuk menghadapi tantangan ke depan,” tegas Ririn.
Terakhir, ia mengajak seluruh masyarakat dan stakeholder terkait untuk ikut mensosialisasikan ke masyarakat luas program wajib belajar prasekolah, agar program prioritas nasional tersebut bisa berjalan sukses.
Editor: Ainun Afifah

