email : oerban.com@gmail.com

32.2 C
Jambi City
Jumat, September 24, 2021
- Advertisement -

TINGKATKAN KOMPETENSI PETANI BINAAN, PENYULUH BATHIN VIII LAKUKAN DEMCAR PUPUK

Populer

Sarolangun, Oerban.com – Pupuk adalah suatu bahan yang mengandung satu atau lebih unsur hara atau nutrisi bagi tanaman untuk menopang tumbuh dan berkembangnya tanaman. Unsur hara yang diperlukan oleh tanaman adalah: C, H, O (ketersediaan di alam melimpah), N, P, K, Ca, Mg, S (hara makro), dan Fe, Mn, Cu, Zn, Cl, Mo, B (hara mikro). Pupuk dapat diberikan lewat tanah, daun, atau diinjeksi ke batang tanaman. Jenis pupuk adalah bentuk padat maupun cair. Berdasarkan proses pembuatannya pupuk dibedakan menjadi pupuk alam dan pupuk buatan. Pupuk alam adalah pupuk yang didapat langsung dari alam, contohnya fosfat alam, pupuk kandang, pupuk hijau, kompos. Jumlah dan jenis unsur hara yang terkandung di dalamnya sangat bervariasi. Sebagian dari pupuk alam dapat disebut sebagai pupuk organik karena merupakan hasil proses dekomposisi dari material mahluk hidup seperti, sisa tanaman, kotoran ternak, dan lain-lain.

Begitu pentingnya peran pupuk terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman, membuat pupuk tidak bisa lepas dalam kehidupan sehari-hari petani. Namun, di lapangan masih banyak permasalahan yang dihadapi petani khususnya akibat adanya kesalahan pemupukan. Petani umumnya cenderung hanya mendasarkan pemberian pupuk hanya bersarkan perkiraan, tanpa tahu takaran yang tepat terkait penggunaan pupuk yang digunakan. Tindakan tersebut pada akhirnya menyebabkan kebutuhan nutrisi tanaman menjadi tidak tepat.
Melihat kenyataan di lapangan tersebut, penyuluh pertanian di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Bathin VIII Kecamatan Bathin VIII Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi melaksanakan demonstrasi cara (demcar). Kegiatan tersebut dilakukan dengan pengaplikasian pupuk pada lahan tumpeng sari jagung dan milik Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Menuju Sejahtera seluas 8 Ha.Demonstrasi cara penggunaan pupuk diawali dengan penjelasan dosis kebutuhan pupuk bagi tanaman jagung dan padi. Kegiatan selanjutnya dilakukan dengan pengaplikasian pupuk ke lahan.
“Demonstrasi cara merupakan salah satu metode penyuluhan efektif yang dapat mempercepat transfer teknologi kepada petani, karena metode demcar ini lebih menargetkan pada sisi psikomotor (skill/keterampilan) petani. Adanya demcar ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas tanaman pangan petani,” ujar Umi Kalsum selaku Koordinator BPP.
Kegiatan demcar ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas (Kadis) Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Sarolangun. Dimana pada saat pembukaan kadis menekankan bahwa dengan adanya keterbatasan seperti saat ini, teman teman penyuluh harus dapat melakukan inovasi guna meningkatkan produktivitas tanaman pangan, sehingga dapat menjaga ketahanan pangan Kabupaten Sarolangun. Kadis TPHP Kab. Sarolangun sangat mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh penyuluh yang berada di wilayahnya.
Sinergi petani dan penyuluh di masa pandemic seperti ini memang sangat dibutuhkan. Hal ini sejalan dengan arahan Menteri pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, masa pandemi Covid-19 ini adalah saatnya semua lini bergerak untuk membantu dan meyakinkan bahwa kondisi akan baik.
“Negara sedang dalam kondisi yang tidak biasa dan kita sebagai pejabat pemerintah di bidang pertanian harus hadir menyelamatkan 267 juta jiwa penduduk Indonesia,” ujar Mentan SYL.
Ditambahkan Mentan SYL, yang terlihat bahwa panen padi masih berlangsung di beberapa wilayah, proses menanan juga langsung dilakukan, kebutuhan pangan rakyat dipastikan tercukupi.
“Ada dua sektor yang tidak boleh berhenti dalam situasi seperti ini yaitu sektor pertanian dan dan kesehatan. Oleh karena itu, Kita tidak boleh lengah menyediakan bahan pangan,” tuturnya.

Baca juga  Anis Matta Minta Pemerintah Tak Perlu Paranoid Soal Mural
Baca juga  Genjot Produktivitas, Penyuluh Bersama Petani Bungaraya, Kabupaten Siak, Gelar Tanam Padi Perdana di Tengah Pandemi

Penulis: Ahmad SJ

Editor: Renilda PY

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru