Kota Jambi, Oerban.com – Wali Kota Jambi, Dr. dr. Maulana, MKM, meninjau langsung lokasi kebakaran di RT 28, Jalan dr. Purwadi, Kelurahan Kenali Besar, Jumat (10/4/2026). Dalam kunjungan tersebut, Walikota juga menyerahkan santunan dan bantuan darurat kepada korban terdampak.
Kebakaran dilaporkan melalui call center Bahagia 112 sekitar pukul 15.23 WIB. Dinas Pemadam Kebakaran Kota Jambi segera mengerahkan lima armada dari Pos Alam Barajo dan empat armada tambahan dari markas komando.
Sebanyak 25 personel tiba di lokasi sekitar sembilan menit setelah laporan diterima. Proses pemadaman sempat terkendala karena aliran listrik di lokasi masih aktif. Petugas kemudian berkoordinasi dengan PLN untuk memutus aliran listrik guna mencegah risiko lebih besar.
Setelah kondisi dinyatakan aman, api berhasil dikendalikan dan tidak merambat ke bangunan lain.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Jambi, Mustari Affandi, mengatakan pihaknya mengerahkan total sembilan armada dan puluhan personel untuk menangani kejadian tersebut.
“Api berhasil dikendalikan dengan cepat sehingga tidak merambat ke bangunan lain,” ujarnya.
Akibat kebakaran tersebut, satu kepala keluarga dengan tiga jiwa terdampak. Rumah korban mengalami kerusakan berat dan tidak layak huni.
Selain itu, seorang anak mengalami luka ringan akibat percikan api dan telah mendapat penanganan medis di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Jiwa.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Jambi menyampaikan duka dan memberikan dukungan moril kepada korban.
Ia juga menyerahkan bantuan tanggap darurat berupa kebutuhan pokok serta uang tunai sebesar Rp2 juta dari Baznas.
“Pemerintah hadir untuk membantu dan memastikan korban mendapatkan dukungan yang dibutuhkan,” kata Maulana.
Ia menambahkan, pemerintah akan melakukan pendataan lanjutan untuk menentukan bantuan berikutnya, termasuk dukungan bahan bangunan bagi korban.
Maulana juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama menjelang musim kemarau akibat fenomena El Nino.
Sementara itu, korban kebakaran, Yosa, mengaku terbantu dengan perhatian dan bantuan dari pemerintah.
Ia berharap dapat segera membangun kembali rumahnya dan kembali menjalani aktivitas normal.
Editor: Dini Fadjira Syabrani

