email : [email protected]

33.1 C
Jambi City
Senin, April 22, 2024
- Advertisement -

AS dan Belgia akan Mengirimkan Bantuan Melalui Udara ke Gaza di Tengah Serangan Israel

Populer

Washington, Oerban.com – Amerika Serikat dan Belgia berencana untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan melalui udara kepada penduduk sipil di Jalur Gaza, ketika Israel terus menerapkan blokade yang melumpuhkan dan telah menyebabkan lebih dari satu juta orang tanpa makanan, air serta akses terhadap layanan kesehatan dan layanan penting lainnya.

Presiden Joe Biden mengatakan pada hari Jumat bahwa AS akan bergabung dengan Yordania dan negara-negara lain dalam beberapa hari mendatang untuk mengirimkan makanan dan pasokan bantuan melalui udara.

Yordania telah memimpin operasi penerjunan udara di Jalur Gaza sejak perang pecah.

Baru-baru ini, negara-negara lain telah mengambil bagian dalam operasi ini termasuk Perancis, Uni Emirat Arab dan Mesir.

Belgia pada Jumat pagi menegaskan kembali perlunya gencatan senjata segera di Gaza, di mana jumlah korban tewas akibat serangan Israel telah mencapai 30.000 orang.

“Akses kemanusiaan ke Gaza tidak mencukupi. Bersama dengan Yordania, kami merencanakan pengiriman bantuan kemanusiaan berupa makanan dan barang-barang penting,” kata Menteri Luar Negeri Belgia Hadja Lahbib di X setelah berbicara dengan timpalannya dari Yordania Ayman Safadi melalui telepon.

Menteri Pertahanan Belgia Ludivine Dedonder juga menyatakan di X bahwa kementerian pertahanan akan melakukan operasi tersebut, dan menyebutkan bahwa tim pengintai sudah berada di Yordania untuk persiapan praktis.

Dedonder lebih lanjut menjelaskan bahwa Tim Respon Cepat Belgia (B-FAST) akan mengirimkan perbekalan melalui pesawat angkut militer A400M pada tanggal 4 Maret, dan bantuan kemanusiaan akan dikirimkan sesegera mungkin.

“Penderitaan manusia di Gaza tidak ada bandingannya; 10.000 orang tewas, lebih dari juta orang mengungsi, kelaparan. Bantuan kemanusiaan terhambat atau mendapat kecaman. Kami tidak akan berdiam diri dan menonton. Belgia akan mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk penduduk Gaza melalui udara,” kata Menteri Kerja Sama Pembangunan Caroline Gennez pada X.

Baca juga  Israel Membombardir Jalur Gaza di Awal Tahun 2022

Israel telah melancarkan serangan militer mematikan di Jalur Gaza sejak serangan kelompok Palestina Hamas pada 7 Oktober 2023, yang menurut Tel Aviv menewaskan hampir 1.200 orang.

Setidaknya 30.035 warga Palestina telah terbunuh dan 70.457 lainnya terluka di tengah kehancuran massal dan kekurangan kebutuhan pokok.

Israel juga memberlakukan blokade yang melumpuhkan Jalur Gaza, menyebabkan penduduknya, khususnya penduduk Gaza utara, berada di ambang kelaparan.

Perang Israel telah menyebabkan 85% penduduk Gaza mengungsi di tengah kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan, sementara 60% infrastruktur di wilayah kantong tersebut telah rusak atau hancur, menurut PBB.

Israel dituduh melakukan genosida di Mahkamah Internasional. Keputusan sementara pada bulan Januari memerintahkan Tel Aviv untuk menghentikan tindakan genosida dan mengambil tindakan untuk menjamin bahwa bantuan kemanusiaan diberikan kepada warga sipil di Gaza.

Sumber: Daily Sabah

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

Artikel Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru