Muaro Jambi, Oerban.com – Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan sektor pertanian menghadapi tantangan perubahan iklim, Pemerintah Provinsi Jambi menggelar Rapat Koordinasi bertema “Kebijakan dan Strategi Daerah yang Adaptif dalam Menghadapi Dampak Perubahan Iklim” pada Kamis (12/2/2026) di Ruang Rapat Sekda, Kantor Gubernur Provinsi Jambi.
Kepala Subbagian Tata Usaha Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Jambi, Ermiyanti, S.E., mewakili Kepala Balai turut menghadiri kegiatan tersebut yang dilaksanakan sebagai langkah antisipasi pelaksanaan musim tanam tahun 2026 di tengah kondisi perubahan iklim yang berpotensi mempengaruhi sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah. Rapat ini juga merupakan tindak lanjut dari Keputusan Gubernur Jambi Nomor 1011/KEP.GUB/SETDA.PRKM/2025 tentang Pembentukan Tim Koordinasi Ketahanan Pangan Provinsi Jambi.
Rapat dipimpin oleh Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Jambi, M. Alfiansyah, S.Pi., M.E., dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan lintas sektor, mulai dari instansi pemerintah, BMKG, aparat keamanan, lembaga riset daerah, hingga unit pelaksana teknis lingkup Kementerian Pertanian di Provinsi Jambi.
Dalam pemaparan materi, BMKG menyampaikan kondisi terkini perubahan iklim serta proyeksi musim yang menjadi dasar penentuan kalender tanam. Selain itu, rapat juga membahas evaluasi rekomendasi kebijakan hasil rakor tahun 2025, termasuk upaya penyelarasan kebijakan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, peningkatan kesiapan sektor pertanian pangan dan hortikultura, penyusunan langkah mitigasi risiko iklim ekstrem, serta penguatan sistem ketahanan pangan daerah yang berkelanjutan.
Melalui forum tersebut, disepakati beberapa arah tindak lanjut, antara lain penyusunan rencana aksi terintegrasi tingkat kabupaten/kota, penguatan strategi pangan Provinsi Jambi tahun 2026, perumusan kebijakan daerah yang adaptif dan progresif terhadap perubahan iklim, peningkatan kolaborasi multipihak, serta pelaksanaan evaluasi berkala guna memastikan efektivitas program.
Kehadiran Bapeltan Jambi dalam rakor ini menegaskan peran strategis lembaga pelatihan dalam mendukung pembangunan pertanian yang tangguh terhadap perubahan iklim. Melalui program peningkatan kompetensi sumber daya manusia pertanian, Bapeltan Jambi diharapkan mampu memperkuat kapasitas petani dan aparatur dalam menerapkan teknologi adaptasi iklim, pengelolaan usaha tani berkelanjutan, serta pemanfaatan informasi kalender tanam berbasis iklim.
Partisipasi aktif dalam koordinasi lintas sektor ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara lembaga pelatihan, pemerintah daerah, dan instansi teknis dalam mewujudkan sistem pertanian yang adaptif, produktif, dan berketahanan pangan di Provinsi Jambi.
Editor: Ainun Afifah

