Tanjung Jabung Barat, Oerban.com — Pemerintah terus mempercepat langkah mencapai swasembada pangan nasional melalui berbagai program strategis, termasuk peningkatan produksi padi di daerah sentra pertanian.
Upaya ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya kemandirian pangan, penguatan kapasitas petani, serta modernisasi pertanian sebagai fondasi ketahanan pangan Indonesia.
Suasana cerah menyelimuti hamparan sawah Brigade Pangan (BP) Betara Bersama di Desa Muntialo, Kecamatan Betara, saat kegiatan Panen Raya Padi digelar pada Kamis pagi.
Kegiatan ini dihadiri oleh penyuluh pertanian, kelompok tani, perwakilan pemerintah daerah, unsur TNI, dan pendamping pertanian, mencerminkan sinergi lintas sektor dalam mendukung produktivitas pertanian di wilayah tersebut.
Antusiasme peserta terlihat sejak awal panen. Rumpun padi menguning sempurna dipotong satu per satu, menandakan keberhasilan musim tanam kali ini.
Selain menjadi ajang syukur atas hasil kerja bersama, panen raya ini juga dimanfaatkan sebagai forum evaluasi oleh petani dan penyuluh untuk mengidentifikasi strategi peningkatan hasil pada musim tanam berikutnya.
Penyuluh pertanian turut memberikan pendampingan langsung di lapangan, mulai dari teknik pengolahan pascapanen, pemilihan benih unggul, hingga penguatan kelembagaan kelompok tani.
Dukungan mekanisasi serta akses yang lebih baik ke pasar juga menjadi fokus pembinaan agar petani semakin adaptif dan mampu meningkatkan efisiensi usaha tani mereka.
Kegiatan panen raya ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan di Kecamatan Betara dan memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat, khususnya para petani di Desa Muntialo.
Program pertanian yang terus menunjukkan progres di wilayah ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi dan pendampingan intensif dapat mendorong peningkatan produksi secara signifikan.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan dan mendorong kemajuan pertanian daerah.
Editor: Alfi Fadhila

