DUKUNG KETAHANAN PANGAN, BAPELTAN JAMBI TUNJUKKAN KONTRIBUSI DAN PRESTASI DALAM PENINGKATAN PRODUKTIVITAS VARIETAS PADI SRI MENGUNING DI KOTA SUNGAI PENUH

oleh -31 views
Sumber foto: Lilian

Sungai Penuh, Oerban.com –  Balai Pelatihan Pertanian Jambi memberikan dukungan penuh kepada petani dan kelompok tani (Poktan) yang sedang berusaha keras untuk dapat meningkatkan jumlah produksi bidang pertanian terutama tanaman pangan walaupun dalam situasi pandemic Covid-19. (02/04/2020)

Hal ini disampaikan oleh Kepala Balai Pelatihan Pertanian Jambi dalam teleconference via Zoom dengan karyawan/petugas yang menghandle wilayah Kota Sungai Penuh, “dukungan ini merupakan salah satu bagian dari program kostratani dan dukungan program ketahanan pangan” ungkap Dr. Zahron Helmy

Kota Sungai Penuh merupakan salah satu daerah dengan jumlah petani cukup banyak. Tidak hanya terkenal dengan tanaman tahunan, lahan pertanian di Kota Sungai Penuh sebagian dimanfaatkan sebagai lahan padi sawah. Salah satunya ditemukan di Desa Baru Debai Kecamatan Tanah Kampung.

Dari informasi yang diperoleh di lapangan bahwa varietas unggul lokal dapat berproduksi optimal walaupun hanya 1 x panen dalam 1 tahun. “Varietas yang digunakan merupakan jenis Sri Menguning yang berproduksi mencapai 9.5 ton/panen/ha” ungkap salah satu petani padi sawah.

Salah satu Kelompok Tani (Poktan) yang memberikan informasi lapangan telah menanam varietas jenis ini pada luasan lahan 2.5 ha. “Tujuan kita adalah agar terpenuhi kebutuhan akan pangan, mudah-mudahan dapat membantu Kementerian Pertanian untuk menjaga kestabilan pangan kedepannya” kata anggota Poktan Jaya Bersama.

Berdasarkan hasil penelitian Balai Pengkajian Teknologi Pertanian bahwa potensi produksi varietas Sri Menguning maksimal 5.8-6.3 ton/panen/ha. Namun, produksi yang dihasilkan petani daerah ini telah mencapai 9.5 ton/panen/ha. Dapat dibayangkan apabila panen dilakukan sebanyak 2x dalam 1 tahun dengan umur panen varietas ini 105-110 hari, berarti jumlah produksi dapat mencapai 19 ton/ha/tahun.

Hal ini tentunya tidak terlepas dari kontribusi dan prestasi Bapeltan Jambi serta tenaga penyuluh di wilayah tersebut. Harapannya agar menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk menghasilkan produksi padi yang sama sehingga program ketahanan pangan lebih terjamin. Terlepas dari hasil tersebut di atas, tentu perlu adanya pengkajian lebih lanjut.

Penulis: Lilian S.

Editor: Renilda Pratiwi Yolandini