Kota Jambi, Oerban.com – Wali Kota Maulana menghadiri Wisuda Sarjana ke-IV Institut Agama Islam Muhammad Azim (IAIMA) Tahun Akademik 2025–2026 yang berlangsung di Maulidia Convention Center, Selasa (14/1/2026).
Dalam sambutannya, Wali Kota Jambi menegaskan bahwa para sarjana memiliki peran strategis dalam pembangunan kota.
Ia menyampaikan bahwa lulusan perguruan tinggi harus hadir sebagai solusi atas persoalan masyarakat, bukan sekadar pemilik gelar akademik.
“Kota ini membutuhkan sarjana yang mampu berkontribusi nyata. Jangan hanya bangga dengan ijazah, tetapi buktikan dengan karya dan pengabdian di tengah masyarakat,” ujar Wali Kota Jambi secara langsung di hadapan para wisudawan.
Secara tidak langsung, Wali Kota juga menekankan bahwa pembangunan daerah ke depan sangat membutuhkan sumber daya manusia yang berilmu, beretika, dan adaptif terhadap perubahan zaman, termasuk perkembangan teknologi dan tantangan era digital.
Wisuda tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, unsur Forkopimda, Kepala Dinas Pendidikan, Camat Telanaipura, serta Kapolresta Jambi. Rangkaian acara diawali dengan sidang senat terbuka yang dibuka oleh Rektor IAIMA Jambi, Nadiyah.
Sebanyak 210 wisudawan dan wisudawati dari tujuh program studi resmi dikukuhkan. Mereka berasal dari tiga fakultas, yakni Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Fakultas Syariah dan Hukum, serta Fakultas Dakwah dan Studi Agama, meliputi Program Studi MPI, PIAUD, PGMI, PBI, HTN, Ekonomi Syariah, dan KPI. Dalam prosesi wisuda, seluruh lulusan mengucapkan ikrar “Saya Setia Sarjana” sebagai simbol komitmen pengabdian ilmu.
Rektor IAIMA Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG., menjelaskan bahwa secara keseluruhan IAIMA telah meluluskan lebih dari 1.000 alumni yang kini berkiprah di berbagai bidang strategis di Kota Jambi.
Ia juga menyampaikan bahwa tujuh program studi telah terakreditasi Baik, serta satu program pascasarjana Pendidikan Agama Islam (PAI) sedang menunggu proses finalisasi, disusul rencana pembukaan pascasarjana Hukum Tata Negara.
“Wisuda ini adalah saksi dari kerja keras, pengorbanan, dan doa para wisudawan serta orang tua. Niat kami mendirikan IAIMA adalah menghadirkan kampus dakwah yang berkualitas dan memberi manfaat bagi umat dan bangsa,” kata Rektor IAIMA.
Sementara itu, Pendiri IAIMA Jambi Maulana menekankan pentingnya kesiapan lulusan menghadapi masa depan. Ia menyampaikan secara langsung bahwa tidak ada kesuksesan yang datang secara instan.
“Keberhasilan hari ini adalah akumulasi dari proses panjang, disiplin, dan pilihan yang bijak. Kalian adalah generasi yang akan memimpin kota ini 10 hingga 20 tahun ke depan,” ujarnya.
Editor: Alfi Fadhila

