KOMITMEN DENGAN DHUHA

oleh

Oleh: Muthia Arahmah

Karena dengan shalat Dhuha
“siapapun yang melaksanakan shalat dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah sekalipun itu sebanyak buih lautan” ( HR. Tirdmidzi)

Sudah banyak bukti yang menyatakan bahwa waktu dhuha adalah waktu yang sangat istimewa. Bahkan Allah Swt. Bersumpah atas nama waktu dhuha, dan mengabadikannya dalam al-qur’an, hal ini menunjukan bahwa waktu dhuha memiliki keistimewa’an tersendiri.

Hal tersebut sesuai dengan firmanNya,
“demi waktu matahari sepenggalan naik. Dan, demi malam apabila telah sunyi (gelap). Tuhanmu tiada meninggalkan kamu dan tiada (pula) benci padamu. Dan, sesungguhnya hari kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang sekarang(permula’an). Dan, kelak, Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, lalu (hati) kamu menjadi puas. Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim? Lalu Dia melindungimu? Dan, Dia mendapatimu sebagai seseorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk. Dan, Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan. Sebab, itu terhadap anak yatim, janganlah kamu berlaku sewenang-wenangnya. Dan terhadap orang yang minta-minta, janganlah kamu menghardiknya. Dan, terhadap nikmat Tuhanmu, maka hendaklah kamu siarkan”
QS. Adh-Dhuha[93]:1-11).

Dengan melaksanakan dhuha hati akan tentram dan tenang, ketika sambutan pagi datang. hendaknya kita laksanakan dengan SunnahNya, betapa Cintanya Allah terhadap hambanya, melaksanakan dhuha dengan rutin walaupun awalnya dua raka’at nanti akan terbiasa menjadi 4 raka’at, nanti juga akan terbiasa 6 raka’at bahkan seterusnya. Ketika sudah terbiasa, terbiasa dan terbiasa. Jika sudah datang waktunya, tapi melaksanakan sudah lama. Percayadeh pasti hati akan gelisah tak menentu bahkan meninggalkannya. Seperti ada kerugian yang tidak bisa diatasi kecuali memulainya dengan hari esok.

Betapa pentingnya Sholat Dhuha, yang selalu kita tinggalkan dengan urusan dunia, betapa banyaknya manfaatnya, yang kita tidak tau jabarannya. Betapa bagusnya khasiatnya bahkan untuk kesehatan kita sendiri. Lantas kenapa sekarang sunnahNya telah mulai memudar.

Iqro’ (bacalah), karena kita tidak tau, dan tidak mau tau bahkan malas untuk mencari tau sehingga kita menjadi orang yang pura-pura tau. tentang keutamaan dhuha. Bahkan sudah dijelaskan firmanNya QS. Adh-Dhuha[93]:1-11). Bersyukurlah karena kita bisa menikmati waktu dipagi hari dengan melaksanakan sunnahNya. Bukankah itu seimbang? Allah masih memberi kita untuk bernafas, dan kita senantiasa menjalankan SunnahNya. Rasa syukur itu lah yang sangat kita komitmenkan agar syukurnya tiada pudar.

Keutamaan Dhuha sangatlah banyak

Pertama, orang yang shalat dhuha akan diampuni dosa-dosanya oleh Allah “barang siapa yang selalu mengerjakan shalat dhuha niscaya akan diampuni dosa-dosanya walaupun sebanyak buih lautan” (HR. Tirdmidzi)

Kedua, barangsiapa yang menunaikan shalat dhuha ia tergolong sebagai orang yang bertaubat kepada Allah. “Tidaklah seseorang selalu mengerjakan shalat dhuha kecuali ia telah tergolong sebagai orang yang bertaubat” (HR. Hakim)

Ketiga orang yang menunaikan shalat dhuha akan dicatat sebagai ahli ibadah dan taat kepada Allah. “barang siapa yang shalat dhuha dua raka’at, maka dia tidak ditulis sebagai orang yang lalai. Barangsiapa yang mengerjakan shalat dhuha empat raka’at, maka dia ditulis sebagai orang yang ahli ibadah. Barangsiapa yang mengerjakannya enam raka’at, maka dia diselamatkan dihari itu. Barangsiapa mengerjakan delapan raka’at, maka Allah tulis dia sebagai orang yang taat. Dan barang siapa yang mengerjakannya dua belas raka’at, maka Allah akan membangun sebuah rumah disyurga untuknya (HR.At-Thabrani).

Keempat, orang yang istiqamah melaksanakan shalat dhuha kelak ia akan masuk surga lewat pintu khusus, pintu dhuha yang disediakan oleh Allah “sesungguhnya didalam syurga terdapat sebuah pintu bernama pintu Dhuha. Apabila kiamat telah tiba maka akan ada suara yang hidup didunia selalu mengerjakan shalat Dhuha? Ini adalah pintu buat kalian. Masuklah dengan rahmat Allah Subhanahu Wata’ala”.(HR.At-Thabrani)

Kelima, Allah akan mencukupkan rezekinya. ”Wahai anak adam, janganlah engkau merasa lemah dari empat raka’at dalam mengawali harimu, niscaya aku(Allah) akan mencukuipi diakhir harimu”.(HR. Abu Darda)
Keenam, orang yang mengerjakan shalat dhuha ia telah mengeluarkan sedekah. “hendaklah masing-masing kamu bersedekah untuk setiap ruas tulang badanmu pada setiap pagi. Sebab tiap kali bacaan tasbih itu adalah sedekah,setiap tahmid adalah sedekah,setiap tahlil adalah sedekah,setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada yang ma’aruf adalah sedekah, mencegah yang mungkar adalah sedekah. Dan sebagai ganti dari semua itu, maka cukuplah mengerjakan dua raka’at sholat Dhuha” (HR. Muslim)

Selain keutamaan yang sudah disebutkan diatas, masih ada keutamaan lainnya yang sayang untuk dilewatkan begitu saja. Yaitu dengan mengerjakan shalat Dhuha ada pahala besar, berupa pahala seperti orang yang haji dan umrah yang diterima oleh Allah. Barangkali kemuliaan ini masih belum diketahui oleh banyak orang. Bunyi hadistnya “barangsiapa shalat subuh dengan berjema’ah, kemudian duduk berdzikir kepada Allah sampai matahari terbit, lalu shalat dua raka’at, dia mendapat pahala seperti haji dan umrah yang sepenuhnya, sepenuhnya dan sepenuhnya. (HR.Tirdmidzi

Dengan begitu kita tau tentang keutama’annya, itu adalah anugerah yang diberikan oleh Allah Swt. Bagi para pelaku shalat dhuha tidak hanya menyentuh ranah ukhrawi(akhirat), namun juga ranah duniawi(dunia). Artinya, sebagian dari anugerah-anugerah tersebut bisa dinikmati didunia secara langsung, dan sebagian yang lain baru dapat dirasakan di akhirat kelak.

Jangan menunda-nunda waktu, selama kita diberikan kesehatan dan umur panjang, ayok mengajak kebaikan. Ayok dhuha.. disanalah kita dapat keuntungan yang besar. Dunia dapat dan akhirat juga dapat.