PASCA DITETAPKAN, PRESIDEN BEM UNJA MESTI RANGKUL SEMUA ELEMEN

oleh

Muaro Jambi, Oerban.com – Komisi Pemilihan Umum Universitas Jambi (KPU-UNJA) resmi menetapkan Ardy – Haris sebagai Presiden dan Wakil Presiden UNJA periode 2018-2019. Jum’at (1/06/2018).
Meski sempat tertunda selama hampir 3 bulan, akhirnya Capres – Cawapres dari Partai Bintang Mahasiswa ini resmi menjabat Presma dan Wapresma UNJA.

Ardy Irawan merupakan mahasiswa FKIP sedangkan Haris Sai Anhar berasal dari Fakultas Pertanian. Pasangan ini berhasil mengalahkan Imam Baidowi dan Hendri Diansyah yang diusung Partai Pembaharuan Mahasiswa (PPM).

“Terkait program tentu belum tersusun, tetapi secara umum program kerja kedepan akan mendukung program-program dari rektor dan kampus. Saya berfikir harus bisa mendukung akreditasi prodi dan lain-lain. Dalam hal ini saya pikir yang utama adalah mengadakan lomba atau iven nasional membawa UNJA dikenal oleh dunia luar. Seperti PKM, PMW, Hibah Bina Desa dll yang selama ini BEM belum maksimal dalam mendukung program ini,” Ungkap Ardi.

Kebetulan wakil saya saudara Haris pernah mengikuti dan menjuarai lomba tersebut, lanjut Ardi. “Insya Allah tujuan ini akan dengan mudah untuk dicapai. Selain itu hari ini tantangan ormawa adalah bagaimana caranya penggunaan IT dalam melaksanakan program kerja. Maka, kedepan BEM UNJA akan mencoba untuk menggunakan IT dalam mealaksanakan program-program kerja,” tutupnya.

Terpisah, saat dibuhungi via seluler, Fajrin Nurpasca mantan Presma UNJA 2005 berharap agar BEM mampu menjadi corong mahasiswa dalam menyuarakan kepentingan mahasiswa khususnya dan masyarakat secara umum. Menjadi Presiden BEM adalah amanah. Apalagi untuk kampus sebesar UNJA, dengan belasan fakultas.

Setelah terpilih, Presiden BEM harus mampu merangkul semua pihak, BEMF, UKM, dan mahasiswa lainnya. Bagaimanapun ia menjadi corong mahasiswa menyampaikan aspirasinya. Contohnya masalah parkir, atau tentang macet yang setiap hari terjadi di Mendalo, atau penyikapan isu-isu terkini yang kelihatannya jarang direspon BEM atau gerakan mahasiswa yang mesti menjadi PR bagi Presiden BEM. Tearakhir Fajrin mengucapkan selamat kepada Presma dan Wapresma UNJA yang baru.(ira)