PENYEBAB MATI MENDADAK, KENALI AGAR MAMPU MENGURANGI RESIKO

oleh
ilustrasi (sumber photo : www.cprcertified.com)

Jambi, Oerban.com – Belakangan ini kejadian mati mendadak sering terjadi, tidak hanya menimpa orang lanjut usia, namun tidak sedikit yang menimpa usia muda.

Salah satu yang menyebabkan mati mendadak adalah serangan jantung. Masalah dalam irama jantung (aritmia) – akibat dari masalah dengan sistem kelistrikan jantung sehingga menjadi penyebab yang biasa dari serangan jantung mendadak.

Sistem kelistrikan jantung mengontrol laju dan ritme detak jantung. Jika terjadi kesalahan, jantung dapat berdetak terlalu cepat, terlalu lambat atau tidak teratur (aritmia). Seringkali aritmia ini singkat dan tidak berbahaya, tetapi beberapa jenis dapat menyebabkan serangan jantung mendadak.

Irama jantung yang paling umum pada saat henti jantung adalah aritmia di ruang bawah jantung (ventrikel). Impuls listrik yang cepat dan tidak menentu menyebabkan ventrikel Anda bergetar tak berguna alih-alih memompa darah (fibrilasi ventrikel).

Tanda dan gejala serangan jantung mendadak langsung dan drastis dan meliputi:
1. Tiba-tiba runtuh
2. Tidak ada denyut nadi
3. Tidak bernafas
4. Hilang kesadaran

Kadang-kadang tanda dan gejala lain terjadi sebelum henti jantung mendadak. Ini mungkin termasuk:
1. Ketidaknyamanan dada
2. Sesak napas
3. Kelemahan
4. Palpitasi

Serangan jantung mendadak dapat terjadi pada orang yang tidak memiliki penyakit jantung yang diketahui. Namun, aritmia yang mengancam jiwa biasanya berkembang pada seseorang dengan kondisi jantung yang sudah ada sebelumnya dan mungkin tidak terdiagnosis.

Masalah lain yang mungkin terjadi antara lain:

1. Penyakit arteri koroner. Sebagian besar kasus jantung berhenti mendadak terjadi pada orang yang memiliki penyakit arteri koroner, di mana arteri tersumbat oleh kolesterol dan endapan lainnya, sehingga mengurangi aliran darah ke jantung.

2. Jantung membesar (kardiomiopati). Ini terjadi terutama ketika dinding otot jantung meregang dan membesar atau menebal.

3. Penyakit jantung valvular. Kebocoran atau penyempitan katup jantung

4. Penyakit jantung bawaan. Ketika jantung berhenti mendadak terjadi pada anak-anak atau remaja, itu bisa disebabkan oleh kelainan jantung yang terjadi saat lahir (penyakit jantung bawaan).

Agar kejadian diatas bisa diminimalisir, perlu dilakukan terapi dengan pola hidup sehat dan pola makan sehat. Misalnya dengan rutin berolah raga minimal 15 menit setiap hari. Banyak minum air putih, serta memakan buah-buahan. (MUT)