email : oerban.com@gmail.com

32.2 C
Jambi City
Jumat, September 24, 2021
- Advertisement -

Petani dan Penyuluh Kabupaten Bungo Manfaatkan Traktor Roda 4 Dalam Mengolah Lahan Cabai Merah

Populer

swarnahttps://www.oerban.com
tulisan yang berkualitas akan menjadi lentera di gelapnya jalan kehidupan

Muaro Bungo, Oerban.com – Para petani yang tergabung dalam kelompok tani Tanjung Gedang didampingi oleh penyuluh Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Muko – Muko Bathin VII, Desa Tanjung Agung, Kabupaten Bungo, memanfaatkan alat dan mesin pertanian (alsintan) jenis tractor roda 4 (TR4) untuk mengolah dan mempercepat tanaman komoditas cabai merah dilahan seluas satu hektar dengan varietas unggul lokal. Penggunaan alsintan dinilai efektif karena dapat mempercepat proses pengolahan lahan.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di setiap kesempatan selalu memberikan apresiasi dan mendorong para petani untuk mulai melakukan mekanisasi pada sektor pertanian dalam rangka mewujudkan pertanian yang mandiri dan modern.

“Kita akan terus mendorong agar petani di Indonesia bisa mandiri dan modern dengan memanfaatkan alsintan dalam bercocok tanam. Harapannya jelas agar petani semakin maju dan produktivitas bisa meningkat”, kata mentan SYL.

Dukungan juga diberikan PPL wilayah binaan BPP Muko – Muko Bathin VII, Surmila Dewi menyampaikan bahwa kegiatan pertanian harus menggunakan alat dan mesin pertanian. “Sekarang ini dalam pengolahan lahan kami menggunakan Traktor Roda 4. Kami menghimbau kepada seluruh insan pertanian di Kabupaten Bungo untuk memanfaatkan alsintan agar pertanian kita menjadi lebih maju mandiri dan modern,” ujar Dewi, sapaan akrabnya.

Selain petani yang berusaha keras mendukung ketersediaan pangan dengan menanam, penyuluh pertanian juga harus tetap setia mendampingi petani terutama bila petani menemui kendala di lapangan.

“Penyuluh Pertanian harus aktif dan produktif mendampingi petani agar proses budidaya di lahan sampai masa panen berjalan dengan baik. Jangan sampai ada komoditas pangan yang tertahan. Penyuluh harus memastikan petani tetap menanam, seandainya besok kiamat, maka hari ini harus tetap menanam,” tegas Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi.

Penulis : Wahyudi Narullova

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Berita Terbaru