SAMPAI DETIK INI

oleh

Oleh : Acisaibul

Aku merasa lidahku kelu…
Aku merasa dadaku sesak…
aku merasa rindu yang tidak bisa hilang…. dn sampai
aku tidak bisa menahan air mata ini becucuran…
ayah…

Tak terasa sudah 21 tahun kau meninggalkan kami…waktu itu aku masih berumur 12 tahun…ternyata sudah sagat lama sekali,,,dan sekarang aku sudah tumbuh dewasa. Aku hanya mampu membalut rindu ini dengan do’a dan lantunan surat cintaNya. Semoga samapi dirumah abadimu dan semoga cinta dan rindu ini tetap abadi…

Ayah…
Pengorbananmu,perjuanganmu dan semua hal yang telah kau lakukan semua menjadi sesuatu yang sangat luar biasa bermamfat untuk kami. Karena kau adalah ayah yang hebat dan sangat luar biasa baut kami.

Ayah, sekarang cucumu sudah 28 0rang…mereka sebagian sudah tumbuh besar, dan semoga menjadi pribadi yang baik dan sukses tentunya , semoga kami semua bisa hidup rukun dan menjadi keluarga besar yang harmonis.

Ayah…
Entah bagaimana aku memaknai hari pesial ini, ingin sekali rasanya engaku ada di hadapanku agar bisa ku ucapkan “ selamat hari Ayah”, dan sambil memelukmu,menciummu dan mengatakan “ terimakasih kau telah menjadi pahlawan bagi kami dan kau adalah sosok ayah yang luar biasa”. Dan sampai detik ini kau tidak bisa tergantikan.

Ayah…tahukah engaku bahwa sa’at ini aku sangat merindkanmu lebih dari sebelunya…

Ayah…tahukah engaku kalau aku mencintaimu lebih dari sebelumnya…

ayah… tahukah engakau kalau sa’at ini aku menginginkan engaku ada didekatku…
Tidak banyak yang bisa ku rangkai,,,
Karena aku tidak bisa menahan air mata yang bercucuran…
Dan tanganpun sulit untuk kugerakkan…
Tubuhku gemetar manahan rindu dan air mata…

aku akan ingat selalu pesan dan nasehatmu. Walaupun kau tidak bisa melihatnya,akan kusampaikan dan akan kuceritakan dengan Allah dalam do’aku dan semoga cerita itu bisa sampai kepadamu dan kau tau betapa aku sangat merindukanmu dan menyayangimu.
Selamat Hari Ayah…