Klaten, Oerban.com — Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 176 dari Universitas Islam Negeri Raden Mas Said (UIN RMS) Surakarta menggelar kegiatan sosialisasi dan demonstrasi pembuatan makanan bergizi di Posyandu Dahlia, Dukuh Glagah, Desa Tulas, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten, pada Sabtu (5/7/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja utama KKN 176 yang bertujuan mendukung upaya pencegahan stunting, khususnya melalui sosialisasi pencegahan stunting dan edukasi gizi seimbang kepada masyarakat.
Sasaran kegiatan adalah ibu-ibu balita yang menjadi peserta aktif Posyandu Dahlia, dengan harapan dapat menambah pengetahuan dan keterampilan dalam penyediaan makanan sehat dari bahan lokal.
Mengusung tema “Isi Piringku, Isi Kebunku: Cegah Stunting dengan Gizi dari Rumah Sendiri,” kegiatan ini menekankan pentingnya pemanfaatan bahan pangan lokal dari dapur dan kebun rumah tangga.
Salah satu menu yang diperkenalkan adalah puding pisang susu, camilan sehat yang mudah dibuat, murah, dan disukai anak-anak.
Materi sosialisasi disampaikan oleh Ibu Bidan Wahyu yang bertugas mendampingi kegiatan kesehatan masyarakat di wilayah tersebut.
Dalam pemaparannya, ia menjelaskan penyebab utama stunting, pentingnya gizi seimbang sejak usia dini, serta cara sederhana mencukupi asupan nutrisi keluarga.
“Salah satu penyebab stunting adalah kurangnya asupan gizi sejak dini. Dengan memperkenalkan makanan bergizi yang sederhana dan mudah dibuat, kami berharap masyarakat bisa menerapkannya secara mandiri di rumah,” terang Bidan Wahyu dalam sesi sosialisasi.
Setelah pemaparan materi, peserta diajak mempraktikkan langsung pembuatan menu sehat berupa puding pisang susu yang kaya akan kalium dan kalsium.

Demonstrasi ini dipandu oleh mahasiswa KKN dengan bahan-bahan yang sederhana, terjangkau, dan mudah diperoleh warga.
Tim KKN turut menambahkan informasi mengenai kandungan nutrisi dari bahan yang digunakan, seperti vitamin B6, vitamin C, dan serat dari pisang, serta kalsium dari susu.
Selain itu, peserta juga diberi tips penyajian agar anak-anak tertarik mengonsumsi makanan sehat.
Ibu-ibu yang hadir tampak antusias mengikuti proses pembuatan puding dan meminta panduan resep agar mudah dipraktikkan di rumah.
“Kegiatannya sangat bermanfaat. Kita jadi tahu cara membuat camilan sehat yang disukai anak-anak. Semoga bisa dipraktikkan di rumah,” ujar Ibu Jasri, salah satu kader Posyandu Dahlia.
Kegiatan ditutup dengan pembagian sampel puding kepada anak-anak balita yang hadir, serta sesi dokumentasi bersama seluruh peserta dan kader posyandu.
Pemerintah Desa Tulas turut mengapresiasi kegiatan ini sebagai bentuk nyata kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung program kesehatan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, KKN 176 UIN RMS Surakarta berharap dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya asupan gizi bagi anak sejak dini.
Dengan memanfaatkan bahan lokal yang ada di dapur dan kebun sendiri, masyarakat diharapkan mampu menciptakan keluarga sehat dan generasi bebas stunting.
Editor: Julisa

