email : [email protected]

29.6 C
Jambi City
Senin, Juli 15, 2024
- Advertisement -

Tandatangani Pakta Integritas, UPT Kementan di Jambi Hadirkan Penyelenggaraan Pelatihan yang Transparan

Populer

Muaro Jambi, Oerban.com – Untuk menjamin pelaksanaan kegiatan pelatihan berjalan dengan transparan, objektif, adil, tidak diskriminatif dan akuntabel, Unit pelaksana Teknis (UPT) Pelatihan Kementerian Pertanian, Bapeltan Jambi melaksanakan penandatanganan pakta integritas, Senin (8/7/2024).

Bertempat di halaman kantor Bapeltan Jambi, pakta integritas ditandatangani oleh seluruh ASN yang berjumlah 66 orang pegawai dan disaksikan langsung oleh Kepala Bapeltan Jambi. Mereka berkomitmen untuk tidak melakukan pungutan, tidak menerima sejumlah uang serta menghindari pertentangan kepentingan yang mungkin terjadi. Hal ini dilakukan Kementerian Pertanian utuk menjamin hak yang sama bagi seluruh peserta yang ingin mengikuti pelatihan di Bapeltan Jambi.

Menurut Kepala Bapeltan Jambi, Sugeng Mulyono mengatakan secara garis besar pakta integritas adalah sebagai perjanjian di atas kertas yang menyatakan komitmen instansi atau individu untuk menjalankan tugas secara transparan dan jauh dari KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme) dengan tujuan meningkatkan transparansi. 

Dengan adanya pakta integritas, proses kerja menjadi lebih transparan sehingga mencegah adanya praktik korupsi atau penyalahgunaan wewenang. Pakta integritas juga dapat memperkuat akuntabilitas dimana dokumen ini memaksa individu atau organisasi untuk bertanggung jawab atas tindakan dan keputusan yang diambil. Selain itu juga dapat mendorong etika kerja dimana Pakta integritas menetapkan standar etika yang harus dipatuhi, sehingga mendorong lingkungan kerja yang sehat dan profesional.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman meminta seluruh pihak untuk melakukan transparansi dalam proses pelayanan publik. Untuk itu perlu komitmen seluruh pegawai untuk melaksanakan penyelenggaraan pelatihan secara akuntabel. 

Sejalan dengan itu Plt. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa bahwa ASN Kementan harus dapat menjadi pemimpin yang menghadirkan perubahan serta menguasai menajemen kritis. “Pemimpin berkualitas akan menawarkan solusi hingga terobosan luar biasa. Inovasi dan kreativitas yang dimiliki akan menawarkan terobosan penting,” ujar Kepala Badan. 

Baca juga  Kerinci: Sekepal Tanah Surga

Penulis: Ferdinal

- Advertisement -

Artikel Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru