email : oerban.com@gmail.com

23.6 C
Jambi City
Kamis, Februari 9, 2023
- Advertisement -

Tim Pro Ide Tymac Unja Dukung Produk Unggulan Desa Batin dari Olahan Pisang Kepok

Populer

Batang Hari, Oerban.com – The Young Moslems of Agriculture Club (Tymac) Fakultas Pertanian Universitas Jambi melalui Program Inovasi Desa (Pro Ide) mengadakan sosialisasi kewirausahaan dan pemasaran produk dari olahan pisang kepok pada hari Sabtu, 05 November 2022. Adapun Sosialisasi ini dilaksanakan di Balai Desa Batin, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batang Hari. Masyarakat sangat antusias dengan Kegiatan ini dengan partisipasi masyarakat sebanyak 23 orang yang terdiri dari 11 orang Kelompok Wanita Tani (KWT) , 9 orang Ibu – ibu PKK , 1 orang perangkat desa, 1 orang BPD, dan turut dihadiri oleh Badan Penyuluhan Pertanian Kecamatan Bajubang sebanyak 1 orang.

Kegiatan sosialisasi kewirausahaan dan pemasaran produk dari olahan pisang kepok ini merupakan program terakhir yang terpenting dari tim pro ide tymac, dikarenakan telah melakukan semua program yang ada sampai terbentuknya inovasi produk ini. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini antara lain agar Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Ibu – ibu PKK mengetahui sebelum produk dipasarkan ada beberapa hal yang harus dilakukan. Kegiatan ini di buat karena ketidaktahuan Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Ibu – ibu PKK harus melakukan apa setelah produk tercipta, dengan kegiatan ini Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Ibu – ibu PKK mampu memasarkan produk ini.

Dalam pelaksanaanya, tim Pro Ide Tymac mengundang salah satu dosen Fakultas Pertanian Universitas Jambi sebagai narasumber yang akan memberikan edukasi mengenai kewirausahaan dan pemasaran produk dari olahan pisang kepok, yaitu Dr. Ir. A. Rahman M.S. dalam penyampaiannya, “Sebelum memulai usaha, mental yang kuat harus di persiapkan untuk jatuh karena memulai usaha tidaklah semudah membalikkan telapak tangan dan juga sebagai seseorang yang merintis usaha harus menjaga konsistensi semangat dan mempunyai jiwa sebagai seorang wirausaha”, Ungkapnya. Beliau juga menyampaikan, “Sebelum produk ini dipasarkan, produk ini harus di riset mulai dari berapa lama umur simpan produk, perizinan, rincian kandungan dan harus diurus sesuai prosedur yang ada sampai terverifikasi legal dan mempunyai logo halal sebelum produk ini di pasarkan”.

Baca juga  Kementerian Pertanian Lakukan Monitoring Ketersediaan Bahan Pokok di Kabupaten Lampung Timur

Selama kegiatan berlangsung, Kelompok Wanita Tani ( KWT) dan Ibu – ibu PKK turut menyambut hangat dan antusias dalam mengikuti kegiatan sosialisasi kewirausahaan dan pemasaran produk dari olahan pisang kepok. Selama penyampaian materi dan pada saat sesi Forum Groud Discussion (FGD) Kelompok Wanita Tani ( KWT) dan Ibu – ibu PKK banyak mengajukan pertanyaan dan berdiskusi tentang bagaimana strategi pemasaran yang baik agar mempunyai profit yang bisa menambah nilai ekonomis bagi pendapatan rumah tangga. Hal ini mengindikasikan bahwa para Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Ibu – ibu PKK yang ada di Desa Batin mendambakan bimbingan mengenai pemasaran produk agar di kenal khalayak ramai.

“Semoga dengan adanya sosialisasi kewirausahaan dan pemasaran produk dari olahan pisang kepok ini bisa menjawab keluhan masyarakat dalam peningkatan nilai ekonomi rumah tangga dan dapat menumbuhkan semangat jiwa wirausaha Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Ibu – ibu PKK. Dengan Kegiatan ini harapannya Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Ibu – ibu PKK mempunyai pengetahuan mengenai biaya produksi dan mampu memasarkan produk ini agar masyarakat luar mengetahui Desa Batin adalah produksinya dendeng Jantung pisang kepok dan keripik pisang kepok aneka rasa” ungkap Prasetio, Ketua Pro Ide Tymac.

Selain itu, Sekretaris Desa yaitu Gunawan S.Pd dalam sambutannya menyampaikan, “Terima kasih banyak kepada tim Pro Ide Tymac yang sudah berupaya semaksimal mungkin untuk menjadi fasilitator Kelompok Wanita Tani ( KWT) dan Ibu – ibu PKK pada kegiatan yang telah terlaksana diantaranya sosialisasi budidaya tanaman hortikultura, pelatihan pembuatan pupuk kompos, lahan percobaan tanaman pisang kepok, sosalisasi pengendalian hama terpadu, pelatihan pembuatan produk dari olahan pisang kepok hingga sosialisasi pemasaran produk dan harapannya Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Ibu – ibu PKK tetap melanjutkan program yang sudah diterapkan oleh tim Pro-iDe Tymac Fakultas Pertanian Universitas Jambi” ungkapnya. Beliau juga menyampaikan bahwa, “Sosialisasi kewirausahaan dan pemasaran produk dari olahan pisang kepok bisa menambah wawasan dan menumbuhkan jiwa wirausaha masyarakat Desa Batin serta dapat memasarkan produk ini dengan baik sampai terbentuknya UMKM baru dengan bantuan dari BUMDES”.

Baca juga  Batal Demo 11 April di Daerah, BEM SI Jambi Pilih Audiensi dengan Gubernur

Terakhir Sambutan dari ketua BPD yaitu Ulul Azmi, S.Pd.I. dalam sambutannya, “Semoga program yang dilaksanakan ini dapat berkelanjutan, karena melihat dari kemasan produk yang menarik dan mempunyai peluang masuk di pasaran serta dapat menambah pendapatan masyarakat di Desa Batin.

Kegiatan sosialisasi kewirausahaan dan pemasaran produk dari olahan pisang kepok ini harapannya tidak berhenti di sini. Setelah melaksanakan sosialisasi ini masyarakat mampu mengangkat inovasi produk dendeng dari jantung pisang kepok dan kripik aneka rasa dengan strategi pemasaran yang telah di sampaikan oleh pemateri pada hari ini. Semoga dengan adanya produk ini dapat meningkatkan pendapatan masyarakat di Desa Batin dan dapat memberikan kesejahteraan kepada masyarakat sehingga masyarakat luar bisa mengenal Desa Batin sebagai produksinya dendeng dari jantung pisang dan keripik aneka Rasa.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

Artikel Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru