email : oerban.com@gmail.com

21.9 C
Jambi City
Wednesday, April 15, 2026
- Advertisement -

Wali Kota Jambi Dorong Warga Wujudkan Kota Sehat dengan Bus Listrik

Populer

Kota Jambi, Oerban.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi di bawah kepemimpinan Wali Kota Jambi Maulana, mengajak masyarakat mewujudkan kota sehat dan ramah lingkungan melalui penggunaan bus listrik. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi polusi sekaligus mendorong warga beralih ke transportasi yang lebih bersih dan sehat.

Menurut Maulana, penggunaan bus listrik bukan semata inovasi transportasi, melainkan juga bagian dari upaya membentuk kebiasaan baru masyarakat yang lebih peduli terhadap lingkungan serta kesehatan.

“Bus listrik ini bukan hanya soal moda transportasi, tapi cara kita mengajak masyarakat mengubah gaya hidup, agar beralih dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum yang lebih ramah lingkungan,” ujar Maulana, Rabu (15/10/2025).

Baca juga  Pemkot Jambi Evaluasi Parkir QRIS, Akan Gunakan CCTV Berbasis AI

Saat ini, Pemkot Jambi telah mengoperasikan enam unit kendaraan listrik yang terdiri dari bus besar, bus kecil, dan angkutan kota listrik. Tiga di antaranya berfungsi sebagai angkutan pengumpan (feeder) untuk menjangkau permukiman warga, sedangkan bus besar tetap difokuskan melayani rute utama perkotaan.

Langkah ini menjadi bagian dari transformasi sistem transportasi publik menuju kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Pemkot Jambi juga bekerja sama dengan Ditjen Perhubungan Darat dalam merevitalisasi Terminal Alam Barajo agar menjadi pusat transit utama yang terhubung dengan layanan bus listrik Trans Bahagia.

Maulana menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi masyarakat.

“Kalau kendaraan listriknya banyak tapi masyarakat belum mau beralih, tentu tidak efektif. Karena itu, yang utama adalah membangun kesadaran bahwa naik kendaraan umum itu pilihan cerdas dan sehat,” tegasnya.

Baca juga  Wali Kota Jambi Maulana Hadiri Peringatan HAN ke-41 dan Syukuran Penghargaan KLA

Selain mengurangi emisi karbon, keberadaan transportasi hijau juga diharapkan dapat menekan kemacetan dan mendorong kembali aktivitas ekonomi di kawasan terminal seperti Rawasari dan Alam Barajo.

Layanan bus listrik Trans Bahagia untuk sementara masih digratiskan hingga Desember 2025. Mulai Januari 2026, tarif akan diberlakukan berdasarkan hasil feasibility study, namun tetap disubsidi agar terjangkau bagi masyarakat.

Dengan waktu operasional lebih dari 10 jam setiap hari, bus listrik dinilai efisien dalam penggunaan energi serta semakin diminati warga. Evaluasi kinerja juga dilakukan secara rutin meliputi efisiensi energi, performa kendaraan, dan tingkat kepuasan pengguna.

“Kita ingin Kota Jambi menjadi contoh kota yang berani berinovasi menuju masa depan hijau. Transportasi publik berbasis listrik ini bukan sekadar teknologi, tapi tentang kesadaran hidup sehat dan berkelanjutan,” tutup Wali Kota Maulana.

Baca juga  Wali Kota Maulana Pastikan Kesiapan Jambi Jadi Tuan Rumah Healthy Cities Summit 2026

Editor: Alfi Fadhila

- Advertisement -

Artikel Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru