email : oerban.com@gmail.com

27.3 C
Jambi City
Sunday, April 19, 2026
- Advertisement -

Aksi Bela Palestina di Jambi: Satu Umat, Satu Perjuangan

Populer

Kota Jambi, Oerban.com — Ratusan umat Islam di Jambi berkumpul di Tugu Keris Siginjai, Kota Baru, Minggu (2/2/2025), dalam aksi solidaritas bela Palestina bertajuk Isra’ Mi’raj: Satu Umat, Satu Perjuangan Bebaskan Palestina.

Acara yang dimulai pukul 16.00 WIB ini diinisiasi oleh Forum Muslim Jambi sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara seiman di Palestina yang masih menghadapi genosida dan penjajahan.

Aksi Bela Palestina di Jambi: Satu Umat, Satu Perjuangan
(Foto: Ihwang/Oerban)

Iqbal, selaku Koordinator Aksi, menegaskan pentingnya kesatuan kaum Muslim dalam membela Palestina.

“Perumpamaan kaum Muslimin itu seperti satu tubuh. Jika satu bagian sakit, maka seluruh tubuh ikut merasakan sakit. Inilah alasan kita berkumpul hari ini untuk menyatukan suara dan menegaskan bahwa perjuangan membebaskan Palestina belum selesai,” ujar Iqbal dalam wawancara.

Baca juga  Pengungsi Gaza Berterima Kasih kepada Mahasiswa AS atas Aksi pro-Palestina

Menurutnya, aksi ini bukan sekadar bentuk solidaritas, tetapi juga pengingat bahwa umat Islam memiliki tanggung jawab moral untuk terus menyuarakan perjuangan rakyat Palestina.

“Kita harus membangkitkan kesadaran umat agar bersatu dan tidak diam terhadap penindasan,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Ustadz Irfan menyampaikan bahwa peringatan Isra’ Mi’raj ini bukan sekadar refleksi spiritual, tetapi juga momentum untuk memahami realitas umat Islam saat ini.

Ia mengingatkan bahwa gencatan senjata yang terjadi bisa jadi hanya sementara sebelum Israel kembali melancarkan serangan brutalnya.

Baca juga  Amerika Serikat Dukung Mekanisme Penyaluran Bantuan ke Gaza

“Jangan terkecoh dengan gencatan senjata. Bisa saja ini hanya strategi sebelum mereka kembali melakukan genosida. Sejarah membuktikan, korban terbanyak dari kekejaman Zionis bukan tentara, tetapi anak-anak, ibu-ibu, dan orang tua. Ini menunjukkan bahwa mereka pengecut! Kita hanya menunggu tentara kita siap untuk menghadapi peperangan yang seimbang,” tegasnya dengan lantang.

Sementara itu, Haliq Al Fajri, perwakilan mahasiswa, menekankan bahwa perjuangan membela Palestina tidak boleh berhenti, meskipun saat ini ada gencatan senjata.

“Gencatan senjata adalah kabar gembira bagi saudara kita di Palestina karena mereka bisa sejenak beristirahat dan kembali ke rumah mereka. Tapi kita? Kita tidak boleh beristirahat! Perjuangan harus terus berjalan. Mari kita manfaatkan kelebihan kita tenaga, intelektual, dan kreativitas kita untuk menyuarakan Palestina dengan cara kita masing-masing,” serunya.

Haliq juga mengajak generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk terus bersuara dan tidak membiarkan perjuangan ini meredup.

Baca juga  Tiongkok Minta Israel Hentikan Operasi Militer di Rafah
Aksi Bela Palestina di Jambi: Satu Umat, Satu Perjuangan
(Foto: Ihwang/Oerban)

“Jika mereka bilang We will not down, maka kita katakan We will not stop!” katanya dengan penuh semangat.

Aksi sore itu bukan hanya sekadar unjuk rasa, tetapi juga bentuk kesadaran kolektif bahwa perjuangan membebaskan Palestina adalah perjuangan bersama. Para peserta yang hadir berharap, gerakan ini bisa menjadi pengingat bagi seluruh umat Islam bahwa persatuan adalah kunci dalam menghadapi segala bentuk penindasan.

Baca juga  Seorang Jurnalis Gaza Tewas Akibat Serangan Militer Israel di Rumah Sakit Nasser

Editor: Julisa

- Advertisement -

Artikel Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru