email : [email protected]

25.6 C
Jambi City
Sabtu, Maret 2, 2024
- Advertisement -

Lestarikan Adat Lokal, Pemdes Batu Penyabung Gelar Penurunan Pseko dan Doa Bersama untuk Negeri

Populer

Sarolangun, Oerban.com – Tepat pada rabu, 8 Februari 2023 diadakan acara adat penurunan pseko dan doa bersama untuk negeri yang diselenggarakan di desa Batu Penyabung, Kecamatan Bathin VIII, Sarolangun, Jambi.

Acara ini diselenggarakan oleh pemerintah desa (Pemdes) Batu Penyabung bersama segenap lapisan masyarakat desa Batu Penyabung dalam rangka penurunan pseko sebagai tanda pergantian kepemimpinan yang ada di Desa Batu Penyabung.

Acara ini juga dihadiri oleh camat kecamatan Bathin VIII, Seluruh kades dan lurah se-kecamatan Bathin VIII, Sarolangun, Jambi.

Hadir juga kades Mentawak Baru, Air Hitam yang mana kadesnya putra asli Batu Penyabung. Turut hadir juga ketua bidang dakwah dan pengembangan masyarakat MUI Provinsi Jambi Dr. H. Hermanto Harun, Lc, M.Hi.

Dalam sambutannya, camat bathin VIII, Ario L. Fajrin turut bangga atas terlaksananya acara adat di desa Batu Penyabung ini. Kades Batu Penyabung Saidina Ali F juga turut senang dan bangga atas terlaksananya acara adat yang bersejarah ini.

Dalam sambutan lainnya ketua pelaksana Saidina Umar H mengatakan ini merupakan acara puncak adat dari Desa Batu Penyabung, acara ini juga sudah puluhan tahun tidak ada lagi acara ini, dan akhirnya sekarang bisa terlaksana kembali.

Dalam acara adat penurunan pseko ini juga ada penyampaian sejarah asal mula berdirinya desa Batu Penyabung dan memperlihatkan pseko-pseko yang dipimpin oleh tokoh masyarakat desa Batu Penyabung Lukman Majid, kemudian turut juga penyampaian isi sedekah juga disampaikan oleh idris.

Dalam rangkaian acara adat ini juga ada kajian tentang pseko-pseko desa Batu Penyabung yang disampaikan oleh Dr. H. Hermanto Harun, Lc, M.Hi yang beliau mengatakan bahwa dalam piagam peninggalan sejarah Batu Penyabung ini didalamnya bercerita tentang cerita nabi dan hawa yang digoda oleh iblis dan ular besar.

Baca juga  Menolak Lupa Pagaruyung di Wilayah Rancong Telang

Selain cerita nabi adam ini ada pula tentang hukum-hakam atau pun norma-norma yang harus dipatuhi di batu penyabung ini. beliau juga mengatakan bahwa pemimpin pertama Batu Penyabung ini bernama Said Abdullah, yang kemungkinan besar memiliki hubungan tali darah dengn yaman ataupun turki dan juga bisa jadi ada hubungannya dengan penyebaran islam pertama di batu penyabung ini.

Selanjutnya pengukuhan gelar oleh ketua LAM Batu Penyabung M. Ali Napiah kepada Kades Batu Penyabung Saidina Ali F yang mendapatkan gelar Rio Pamuncak Sakti Nan Tuo. ketua LAM Batu Penyabung juga berpesan untuk menjaga adat ini jangan sampai rusak.

Acara ini ditutup dengan bacaan tahlil dan doa bersama untuk negeri yang dipimpin oleh KH. M. Atiq Ahmad, dan setelahnya para hadirin seluruhnya menyantap hidangan atau makan bersama yang telah disediakan.(*)

Editor: Ainun Afifah

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

Artikel Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru