email : [email protected]

29.6 C
Jambi City
Senin, Juli 15, 2024
- Advertisement -

Mahasiswa UNJA Bongkar Rahasia Senyawa Physalin Melawan Kanker Payudara

Populer

Oerban.com – Kanker payudara masih menjadi momok bagi kesehatan wanita di Indonesia. Data terbaru dari Globocan 2020 menunjukkan bahwa Indonesia mencatat 65.858 kasus baru kanker payudara, menjadikannya kanker dengan insiden tertinggi di negara ini. Angka yang mengkhawatirkan ini mendorong para peneliti untuk terus mencari solusi inovatif dalam pengobatan kanker payudara.

Di tengah tantangan ini, sekelompok mahasiswa cemerlang dari Universitas Jambi (UNJA) tampil dengan pendekatan baru yang menjanjikan. Tim yang dipimpin oleh Nesfitra Dzakwan Zaki telah memulai penelitian revolusioner yang menggabungkan Network Pharmacology, Molecular Docking, dan Dynamic Simulation untuk mengungkap potensi senyawa Physalin dalam menghambat Histon Deacetilase (HDAC), enzim kunci dalam perkembangan kanker payudara.

Nesfitra Dzakwan Zaki, ketua tim peneliti, menjelaskan signifikansi penelitian mereka, “Kami menggunakan pendekatan multi-disiplin untuk memahami interaksi kompleks antara senyawa Physalin dan HDAC pada tingkat molekuler. Metode ini memberi kami pemahaman yang lebih dalam tentang mekanisme kerja potensial Physalin sebagai agen anti-kanker.”

Mahasiswa UNJA Bongkar Rahasia Senyawa Physalin Melawan Kanker Payudara
Mahasiswa UNJA melakukan upaya untuk membongkar rahasia senyawa Physalin melawan kanker payudara. (Foto: ist)

Grescia Angelita Sinaga, anggota tim, menambahkan, “Network Pharmacology memungkinkan kami memetakan jalur molekuler yang terlibat, sementara Molecular Docking dan Dynamic Simulation memberikan gambaran rinci tentang bagaimana Physalin berinteraksi dengan HDAC. Integrasi metode-metode ini memberikan kekuatan prediktif yang belum pernah ada sebelumnya dalam pencarian obat kanker.”

Tim ini menekankan pentingnya fokus pada HDAC, HDAC berperan penting dalam regulasi gen yang terkait dengan pertumbuhan sel kanker. Dengan menargetkan enzim ini, berharap dapat mengembangkan terapi yang lebih efektif dan kurang toksik dibandingkan pengobatan konvensional

Tim peneliti, yang juga beranggotakan Noel Rafaelio Pardede, Silvina Faradilla Syahrum , dan Alvito Ravi Daniswara telah melakukan serangkaian simulasi komputer canggih menggunakan fasilitas komputasi UNJA. Mereka berhasil mengidentifikasi beberapa mekanisme potensial di mana Physalin dapat menghambat aktivitas HDAC.

Baca juga  Cahaya Artifisial, Penyebab Kegagalan Reproduksimu

Penelitian inovatif ini mendemonstrasikan potensi besar dalam mengintegrasikan metode komputasional dengan pengetahuan farmakologi tradisional. Upaya tim mahasiswa UNJA ini tidak hanya menunjukkan keunggulan akademik, tetapi juga merefleksikan komitmen mereka untuk berkontribusi pada kemajuan ilmu pengetahuan dan kesehatan masyarakat.(*) 

Editor: Ainun Afifah

- Advertisement -

Artikel Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru