OBAT KUAT KEJANTANAN DAN TRANS SIGINJAI

oleh -147 views

Oleh : Azim

Inilah aku dan keseharian ku, saban hari selalu menggeber sepeda motor sport yang pernah berjaya pada masanya, yaitu sekitaran tahun 2000an untuk pergi ke kampus tercinta dalam rangka menjadi budak ilmu yang kelak akan menjadi coorporate ilmu. Tapi nahas hari itu, tiba tiba si kuda besi tua sport ku itu rusak maka tak pikir panjang ku putuskan pergi ke kampus menggunakan moda transportasi bus trans siginjai. Yaa saban waktu sembari menunggu moda trasportasi bus angkutan umum trans siginjai, tanpa sengaja ku melirik koran robek yang bertebaran di samping halte tempat ku berdiri, dan khilafnya aku pun membaca isi koran tersebut, toh apa salahnya membaca, sebab membaca adalah melawan, yaa melawan kebodohan. daripada waktu produktif ku terbuang sia sia selama 20 menit menunggu bus tersebut, gerutuku.

Dihalaman pertengahan koran robek tersebut aku tertegun dengan kalimat testimoni iklan obat kuat kejantanan yang berbunyi istriku sampai kewalahan, istri saya sampai minta ampun dll nya. Sontak saja ku jenuh dan langsung menyimpan potongan koran robek tersebut ke dalam kantong kemejaku, tersebut. Dan bergumamhmm boro boro mau menikahi wanita, untuk menemukan pasangan menikah secara ideologis saja belum ada kutemukan, kajian pra nikah pun sudah ku klaim haram sesuka ku, ahhahahaa senyumku syahdu dalam kesendirian. sembari menunggu kedatangan bus trans siginjai di halte itu, aku terpaku, setelah aku tersadar akan khayalanku.

Kenapa ya aku baru menyadari ketika berdiri di halte ini baju ku basah bercucuran seperti kuah bakso. Wahh wajarlah aku serasa berada di padang mahsyar bermesraan langsung dengan matahari tanpa dilindungi oleh atap halte trans siginjai ini. Kenapa aku baru tersadar di halte ini begitu sunyi, sama persis dengan bus nya yang juga sunyi dari perbincangan. Ahh aku harus tetap istiqomah di halte ini, batinku. Setelah sekian waktu aku bergejolak dengan hati beserta pikiranku, tiba tiba kereta paradaban yang bernama bus trans siginjai ini menghampiriku, setidak nya ia akan menjadi saksi perjuangan ku dalam meraih cita cita ku kelak. Aaminn ucapku pada batin yang berbunga bunga ini.kontras suasana di dalam bus ini berbeda sekali, sejuk, harum, segar dan tentram, dan pastinya tenang, ini.

Wajar ku merasa tenang yaa lagi lagi hanya ku sendiri yang menjadi penumpang dalam bus ini. Lagi lagi ku tersadar, ahh kenapa aku tersadarkan kembali… setelah halte yang tidak humanis tersebut, efektif kah program trans siginjai ini? Apakah pengadaan trans siginjai ini hanya mengikuti trend kota kota lainnya yang lebih dahulu memanfaatkan trasportasi umum ini? Agar jambi juga disebut kota besar? Ahh biaklah yang terpenting ini setidaknya bermanfaat bagi mahasiswa yang tidak punya motor atau masyarakat yang ingin ke mall atau kemana saja Yaa dan setidaknya ku berharap tak basah di dalam bajuku ketika menunggu bus ini di halte tersebut harapku.

Ahh inilah manfaat ketika kuda besi ku sesekali tidak selalu membersamai ku. Sontak aku pun dikagetkan oleh sebuah senyuman tulus nan hangat sembari di iringi suara, dik, ini udah sampai di unja. Hingga aku pun tiba di kampus tercinta dengan sehat wal afiyat.