email : oerban.com@gmail.com

28.4 C
Jambi City
Jumat, Agustus 6, 2021
- Advertisement -

Panen Lagi, Penyuluh dan Petani Bathin III Kab. Bungo Turut Serta Menjaga Ketahanan Pangan

Populer

renilda pratiwi yolandinihttps://www.oerban.com
Renilda Pratiwi Yolandini merupakan FinMartEd (Finansial, Marketing, dan Editor) di Oerbanesia. sedang menempuh pendidikan di FKIP UNJA (S1) dan mulai tergabung di Oerbanesia pada tahun 2018.

Muara Bungo, Oerban.com – Kementerian Pertanian sebagai institusi yang bertanggung jawab dalam pemenuhan kebutuhan bagi 267 juta rakyat Indonesia. Kementan pun menjadi garda terdepan untuk pemenuhan pangan dalam upaya penanganan wabah covid -19 telah melakukan berbagai langkah dan upaya untuk menjamin kebutuhan pangan.
Menteri Pertanian Syahrul Yasil Limpo (SYL) mengatakan meskipun ada wabah, petani diminta tetap semangat dan Kementan akan memberikan bantuan untuk memperlancar produksi. “Pada masa wabah covid ini ada 2 agenda utama yang menjadi prioritas utama negara, yaitu bidang kesehatan dan pemenuhan pangan,” sebut SYL.

Seperti yang dilakukan petani dan penyuluh di Kabupaten Bungo, provinsi Jambi. Pandemi covid yang melanda Indonesia tidak menyurutkan semangat Kelompok tani Hidup Baru yang berada di desa Teluk Panjang, Kecamatan Bathin III yang diketuai oleh Asro. Kelompok Tani Hidup baru yang berada di wilayah binaan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Bathin III dengan penyuluh Yasmanidar, SP. Meskipun dipanen secara manual Asro dan anggota kelompok tetap semangat memanen 6 hektar padi jenis inpara III yang tak luput dari pendampingan Penyuluh pertanian BPP Bathin III, Yasmanidar, SP.

Baca juga  Sukses Petani Milenial, Suparto Jadi Inspirasi : Tumpuan & Masa Depan Pertanian Indonesia

Padi merupakan komoditas pangan strategis yang harus selalu terjaga produksinya untuk pemenuhan konsumsi dalam negeri. Seperti yang disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSMDP) Kementan, Dedi Nursyamsi, mengutarakan hal serupa.

“Dalam kondisi apa pun pertanian tidak boleh berhenti. Petani harus terus turun ke lapangan, penyuluh harus turun ke lapangan untuk mendampingi petani dan memastikan produksi tidak berhenti,” katanya.

Baca juga  Panen Padi di Kabupaten Merangin Memuaskan Seluruh Pihak
- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Lainnya

- Advertisement -

Berita Terbaru