email : oerban.com@gmail.com

25 C
Jambi City
Sunday, April 19, 2026
- Advertisement -

Melawan Angka Kemiskinan di Indonesia: NDP HMI sebagai Tawaran dan Gerakan

Populer

Oleh: Ahmad Ryan Kurniadi Makuasong*

Oerban.com — Indikator kemiskinan dalam suatu negara cukup kompleks bila ditelusuri lebih dalam. Hal ini mengindikasikan bahwa tidaklah mudah untuk menurunkan tingkat kemiskinan di Indonesia. Pada Maret 2024, garis kemiskinan di Indonesia tercatat sebesar Rp 582.932,- per kapita/bulan.

Faktor penyebabnya pun beragam, di antaranya taraf hidup masyarakat yang buruk, upah minimum yang tidak memadai, peningkatan jumlah pengangguran, dan inflasi.

Tingginya angka kemiskinan tentu dipengaruhi oleh Indeks Pembangunan Manusia (IPM). IPM dihitung menggunakan rata-rata geometrik dari tiga elemen dasar, yaitu harapan hidup, indeks minat baca dan pendidikan, serta standar hidup.

Sistem pendidikan menjadi faktor penentu dalam menuntaskan problematika garis kemiskinan. Semakin tinggi akses pendidikan yang diperoleh, semakin tinggi pula potensi kelayakan hidup bagi konsumen pendidikan.

Baca juga  Resmi Dibuka Oleh Presiden Jokowi, Berikut Daftar Kepala Negara dan Tamu Undangan yang Hadir di KTT G20

Dalam konteks Nilai-Nilai Dasar Perjuangan (NDP) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), manusia ideal merujuk pada konsep insan kamil. Manusia dikatakan ideal apabila dirinya telah memahami kebenaran dan menyatu dalam kebenaran itu sendiri.

Insan kamil, yang dipahami sebagai manusia paripurna, mampu mencerminkan sifat-sifat Tuhan secara sempurna. Sehingga, insan kamil merupakan tingkat kemanusiaan tertinggi, yaitu ketika seseorang mampu mengaktualisasikan setiap potensi yang ada dalam dirinya.

Ketika seseorang mampu menghilangkan partikel-partikel keegoisan yang merupakan kotoran yang menempel pada cermin jiwa manusia maka sifat-sifat Ilahi akan terpantul dengan baik. Manusia menempati peringkat paling akhir sebagai wadah tajalli Tuhan dengan nama-Nya serta menduduki tempat paling dekat dengan Tuhan.

Baca juga  Indonesia Jadi Negara Pertama yang Akan Terima Drone Canggih Bayraktar TB3 dari Turki

Dalam posisi itu pula, ia menjadi wadah tajalli Ilahi yang sempurna, baik lahir maupun batin. Jika dilihat dari segi lahir, jasad manusia merupakan miniatur alam semesta, sedangkan dari segi batin, ia merupakan citra Tuhan.

Namun demikian, tidak semua manusia dapat menduduki posisi tersebut hanya mereka yang telah mencapai puncak kesempurnaan yang mampu meraihnya.

Tujuan manusia di muka bumi dalam tafsir NDP adalah menjadi khalifah dan beribadah kepada Tuhan. Dalam diri manusia juga melekat dua sifat, yaitu sebagai makhluk individual dan makhluk sosial.

Baca juga  Refleksi Pendidikan, Belajar dari Ki Hajar Dewantara

Sebagai individu, manusia memiliki kemerdekaan berpikir dan berkehendak. Manusia juga memiliki tiga potensi dasar, yaitu kehendak merdeka, kesadaran, dan kreativitas. Apabila ia mampu menerjemahkan serta mengamalkan potensinya, maka tingkat kelayakan hidupnya akan menjadi lebih tinggi.

Kelayakan hidup yang lebih tinggi, dengan berbagai kreasi dan inovasi yang dihidupkan, menjadikan individu tersebut memiliki potensi nyata dalam melewati garis kemiskinan.

*Penulis merupakan Anggota HMI

- Advertisement -

Artikel Lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru