RUGI BESAR MELEWATKAN MALAM 1000 BULAN

oleh

Jambi, Oerban.com – 4 Juni 2018 tidak terasa kita telah menjalani ibadah puasa pada bulan ramadhan selama 19 hari. Semakin memasuki hari-hari terakhir ramadhan, membuat semangat kita untuk beribadah mulai mengendur hal ini dapat kita temukan semakin sedikitnya jamaah sholat tarawih di masjid dan semakin banyaknya masyarakat yang berada di pusat perbelanjaan.

Malam-malam di bulan ramadhan adalah malam yang istimewa, seperti malam 17 ramadhan yakni malam dimana Al-Qur’an diturunkan atau yang dikenal dengan malam Nuzul Qur’an. Apakah amalan kita semakin meningkat atau semakin meredup? Jangan sampai kita lewati bulan ramadhan ini sama seperti bulan yang lainnya. Ramadhan memang akan selalu datang setiap tahunnya, namun kita sebagai makhluk belum pasti akan selalu berjumpa dengan bulan yang mulia ini. Kita tidak pernah tahu kapan Allah SWT akan memanggil kita kehadapannya. Maka dari itu kita harus jadikan ramadhan tahun ini sebagai ramadhan yang terbaik dalam hidup kita. Hal ini dapat terwujud ketika kita mendapatkan malam kemulian.

“Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al-Qur’an pada malam lailatul qadr. Dan tahukah engkau apa lailatul qadr itu? Lailatul qadr adalah adalah malam yang lebih baik dari seribu bulan. Turun para malaikat dan malaikat Jibril pada malam itu dengan izin Rabb mereka untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh dengan keselamatan sampai terbit fajar.” (Q.S Al-Qodr 97 : 1-5).

Malam kemulian itu dinamakan malam lailatul qadr. Lailatul qodr adalah malam yang penuh kebaikan, malam yang penuh dengan keselamatan, dan ketenangan. Dan bagi satiap insan yang mendapat malam kemulian ini ia akan diampuni dosanya selama 1000 bulan atau kurang lebih 83 tahun 4 bulan. Pada malam ini malaikat akan turun seperti yang dikatakan hadis beriku “sesungguhnya malaikat di malam tersebut di muka bumi lebih banyak dari jumlah batu-batu kerikil”. (HARI. Ahmad).

Bayangkan ketika kita beribadah dan bermunajat dengan doa-doa yang indah seluruh malaikat akan mengaminkan doa kita tersebut. Lalu kapankah lailatul qadr ini? Rasulullah shallahu’alai wassalam bersabda “maka carilah lailatul qadr di sepuluh malam terakhir Ramadhan, carilah di malam ke 9, 7, dan 5 (yang tersisa).” [HR. Muslim]. Dari hadist tersebut dapat kita tarik bahwa lailatul qadr akan hadir di malam sepuluh terakhir di bulan Ramdhan dan itu adalah malam-malam yang ganjil.

Dengan segala kebaikan di malam itu akan sangat rugi bila malam itu kita tidur dengan nyenyak, kita akan kehilangan kesempatan dalam memperbaiki hidup kita selama satu tahun kedepan karena malam lailatul qadr adalah malam penentuan takdir manusia. Jangan sia-siakan umur kita yang masih berjumpa dengan Ramadhan tahun ini, maksimalkan ibadah kita dan terus lawan nafsu yang dapat merusak ibadah kita (lia)